Jakarta, mediaperkebunan.id – Berbahagialah setiap pemegang saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (”SMART” atau ”Perseroan”) karena mendapatkan rezeki berupa pembagian dividen saham secara tunai yang mencapai lebih dari Rp 300 miliar.
Proses bagi-bagi dividen tersebut, seperti dikutip Mediaperkebunan.id dari laman resmi Perseroan, Senin (23/6/2025), telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang diselenggarakan di Plaza Sinar Mas Land, Jakarta, belum lama ini.
Dalam RUPST, pemegang saham SMART telah menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2024.
Selanjutnya, pemegang saham Perseroan menyetujui untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 135 per saham atau sejumlah Rp 388 miliar, berkisar 30 persen dari laba bersih Perseroan di tahun 2024.
Setelah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp 105 per saham yang telah dibagikan pada tanggal 20 November 2024, maka sisa dividen final yang akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan adalah sebesar Rp 30 per saham atau sejumlah Rp 86 miliar.
Jajaran Komisaris dan Direksi
Di samping soal pembagian dividen saham, diketahui bahwa melalui RUPST 2024 tersebut disetujui susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT SMART Tbk untuk masa jabatan 2025-2030.
Berikut ini sosok yang dipilih untuk duduk di jajaran direksi di SMART Tbk:
Direktur Utama : The Biao Leng
Wakil Direktur Utama : Jimmy Pramono
Wakil Direktur Utama : DR. ING. Gianto Widjaja
Direktur : Franciscus Costan
Direktur : D. Agus Purnomo
Direktur : Drs. Gatot Eddy Pramono
Komisaris Utama : Franky Oesman Widjaja
Wakil Komisaris Utama : Rafael Buhay Concepcion Jr.
Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen : Prof. DR. Teddy Pawitra
Komisaris : Ir. Lukmono Sutarto
Komisaris Independen : Prof. DR. Susiyati B. Hirawan
Komisaris Independen : Ardhayadi SE., MA
Komisaris Independen : Ketut Sanjaya
Sekadar mengingatkan saja bahwa PT SMART Tbk adalah salah satu perusahaan publik produk konsumen berbasis kelapa sawit yang terkemuka di Indonesia dengan pengelolaan perkebunan seluas 135.900 hektar (Ha), termasuk perkebunan milik mitra plasma per 31 Maret 2025.
Perusahaan memiliki operasi yang terintegrasi dan berfokus pada produksi yang bertanggungjawab dan berbasis teknologi.
Didirikan pada tahun 1962, SMART tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1992. SMART berfokus pada produksi minyak sawit yang berkelanjutan.
Adapun kegiatan usaha utama mencakup pembudidayaan dan pemanenan tanaman kelapa sawit, pemrosesan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit ayah palm kernel (PK).
Kemudian pihak perusahaan memprosesnya menjadi beragam produk yang bernilai tambah, seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel, dan oleokimia, serta perdagangan produk berbasis kelapa sawit ke seluruh dunia.
Selain memproduksi minyak curah dan industrial, produk rafinasi SMART juga dipasarkan dengan beberapa merek seperti Filma dan Kunci Mas, yang diakui kualitasnya di Indonesia.

