Palembang, mediaperkebunan.id – Indonesian Planters Society (IPS) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah strategis bagi para planters di seluruh Indonesia. Dalam agenda Pertemuan Teknis Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit bertajuk “Kiat Sukses Meningkatkan Produktivitas Sawit”, Ketua Umum IPS, Ir. Jamalul memaparkan arah program IPS kedepannya baik jangka pendek maupun jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat kapasitas anggota dan memajukan sektor perkebunan nasional.
Untuk waktu dekat, IPS menargetkan pelaksanaan Seminar Nasional Planters Indonesia (SNPI) yang rencananya digelar tahun depan. Persiapan telah dilakukan mulai dari penyusunan program, pematangan materi, hingga penentuan pembicara.
“Kami berharap tahun depan SNPI dapat terselenggara dengan besar seperti yang pernah kita laksanakan di Ancol dua tahun lalu. Saat itu berlangsung sangat meriah dan memberikan akses informasi terkini bagi planters dan para pekebun,” ujar Ir. Jamalul, Selasa (9/12).
Melanjutkan antusiasme tersebut, IPS ingin memastikan bahwa setiap event besar yang akan digelar mampu menjadi ruang edukasi, diskusi, dan penyebaran inovasi terbaru di sektor perkebunan.
Lebih jauh, Jamalul juga menyampaikan program jangka panjang IPS untuk menjadikan organisasi ini sebagai rumah bagi semua planters, baik yang masih aktif bekerja maupun yang telah purna tugas. IPS diharapkan menjadi pusat aktivitas, ruang berbagi gagasan, sekaligus wadah pengembangan kegiatan ekonomi dan bisnis.
“IPS harus menjadi tempat bagi planters dalam mencurahkan pemikirannya. Bahkan bagi yang sudah purna tugas tetap bisa berkontribusi. Kita ingin IPS menjadi pusat kegiatan perekonomian atau bisnis berbasis pengetahuan para anggotanya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan unit-unit bisnis berbasis keahlian anggota akan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dalam arti yang lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Jamalul menyampaikan pesan khusus bagi seluruh anggota IPS untuk rajin berinteraksi dan tidak ragu membangun komunikasi antaranggota. Kemudian diharapkan untuk terus menjaga kekompakan, baik antara senior maupun junior agar kolaborasi bisa terbangun kuat demi mencapai tujuan bersama.
“Tagline kita adalah Bravo IPS, Bravo Planters. Semoga ini semakin memotivasi kita untuk menghidupkan organisasi lebih gigih lagi,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum IPS, Martua Parulian Simarmata turut menekankan pentingnya membangun IPS secara bersama-sama.
“IPS harus kita bangun bersama-sama. Kompak, berkolaborasi antara para planters dan semua stakeholder untuk membangun perkebunan Indonesia yang lebih maju lagi,” ujarnya.
Indonesian Planters Society (IPS) merupakan organisasi yang mewadahi seluruh sumber daya manusia perkebunan tanaman keras, terutama kelapa sawit. Anggotanya mencakup karyawan kebun, mandor, asisten, manager, general manager, CEO, hingga pemilik kebun. IPS berkomitmen untuk memperkuat kapasitas sumber daya dengan mendorong kolaborasi, serta menjadi platform berbagi gagasan dan inovasi untuk keberlanjutan sektor perkebunan nasional.

