Banyak orang mengira bahwa teh hijau (green tea) dan matcha adalah hal yang sama. Meski keduanya berasal dari tanaman yang sama yaitu Camellia sinensis, namun proses produksinya ternyata berbeda. Yuk, kenali perbedaan teh hijau dan matcha agar tidak salah pilih saat menikmati minuman ini!
1. Asal dan Cara Pengolahan
Baik teh hijau maupun matcha berasal dari daun tanaman teh yang sama , tetapi keduanya dibudidayakan secara berbeda. Teh hijau dibudidayakan di bawah sinar matahari, sementara teh matcha dibudidayakan di bawah naungan selama tiga minggu sebelum dipanen.
Dilansir dari artoftea.com, teh hijau tumbuh dengan warna hijau kusam bercampur cokelat sedangkan teh matcha tumbuh dengan warna hijau cerah. Proses pembudidayaan di bawah naungan ini meningkatkan kadar klorofil dalam daun sehingga membuat matcha memiliki warna cerah.
Ketika panen, teh hijau dipotong oleh mesin dan langsung dikirim ke pabrik pengolahan. Kemudian daunnya dikukus untuk menghentikan fermentasi. Daun-daun tersebut kemudian dikeringkan dengan mesin berputar.
Sedangkan daun teh matcha dipanen dengan memilih secara manual daun teh hijau terbaik dari tanaman. Batang dan urat daun dibuang, dan daun-daun tersebut digiling dengan batu hingga menjadi bubuk matcha.
2. Bentuk dan Cara Penyajian
Perbedaannya juga terletak pada bentuk dan cara penyajiannya. Kedua jenis teh ini dapat disajikan panas atau dingin, namun teh hijau harus disaring terlebih dahulu sebelum diminum.
Penyajian teh hijau terbaik disiapkan pada suhu air sedang 180°-185° F dengan waktu rendam sekitar 3 menit. Air yang terlalu panas dapat menyebabkan pelepasan tanin dari daun, membuat teh menjadi pahit. Teh hijau berkualitas tinggi dapat diseduh ulang 2-3 kali sebelum rasa mulai menurun
Untuk penyajian matcha dapat dilakukan dengan cara tradisional menggunakan chasen atau dengan cara mudah praktis menggunakan matcha shaker. Matcha disajikan dengan mencampur bubuk matcha ke dalam air panas sekitar 175 derajat dan dikocok hingga berbuih. Kemudian matcha dapat dicampurkan dengan susu ataupun air kelapa.
3. Perbedaan Rasa dan Aroma Teh Hijau dan Matcha
Rasa dan aroma dari teh hijau dan matcha juga berbeda. Teh hijau mempunyai rasa yang ringan dan segar dengan nuansa rumput dan tanah. Berdasarkan cara penyajiannya, teh hijau terkadang terasa sedikit pahit.
Berbeda dengan teh hijau, matcha mempunyai profil rasa yang lebih luas dan bervariasi dari pahit manis, manis kacang, gurih, dan bunga-bunga. Tak hanya itu, matcha juga mempunyai rasa yang lembut dan sedikit creamy karena mengandung lebih banyak asam amino seperti L-theanine. Aroma matcha pun dikenal kekhasannya oleh para penggemar teh di dunia karena lebih lembut dari green tea.
4. Perbedaan Harga Teh Hijau dan Matcha
Matcha umumnya lebih mahal dibandingkan teh hijau karena proses penanaman dan pengolahannya lebih rumit. Hal ini disebabkan oleh Hal ini karena proses peneduhan membutuhkan waktu dan usaha yang jauh lebih banyak sehingga biaya produksinya lebih tinggi. Beberapa lahan juga ditanam khusus untuk matcha, dengan hanya satu panen dilakukan per tahun.
Harga matcha juga ditentukan dengan grade atau tingkatannya. Di Indonesia sendiri harga matcha ceremonial grade dijual dengan kisaran Rp 30.000 – 90.000 per gram, sedangkan untuk culinary grade dijual dengan kisaran harga Rp 8.000 – 18.000 per gram.

