Jakarta, mediaperkebunan.id – Naik Rp 81 per kilogram (Kg) harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di dua pelabuhan berdasarkan hasil tender yang diselenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) atau tender PTP untuk periode Selasa, 29 Juli 2025.
Dua pelabuhan yang dimaksud adalah Pelabuhan Belawan di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Pelabuhan Kembayan di Kecamatan Kembayan, Kabupaten. Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Proses tender untuk stok CPO di pelabuhan lainnya, seperti Pelabuhan Dumai di Kotamadya Dumai, Provinsi Riau, dan Pelabuhan Pelaihari yang terletak di Jalan Trans 300, Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)
juga menunjukkan kenaikan sebesar Rp 81 per Kg.
Namun sayangnya proses tender untuk sejumah pelabuhan tersebut berakhir dengan withdraw (WD). Yang membedakan hasil akhirnya adalah harga penawaran tertinggi di masing-masing pelabuhan, yaitu sebanyak Rp 56 dan Rp 66 per Kg.
Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode Selasa, 29 Juli 2025:
- Belawan : Rp 14.575 – EOP (sebelumnya Rp 14.494 – Unilever. Naik Rp 81)
- Dumai : Rp 14.575 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 14.550 – EUP (sebelumnya Rp 14.494 – IBP. Naik Rp 81 dari harga WD & Rp 56 dari harga penawaran tertinggi)
- SAN Dumai : Rp 14.575 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 14.550 – EUP.
- Kembayan (Loco) : Rp 14.125 – EUP (sebelumnya Rp 14.044 – EUP. Naik Rp 81)
- Pelaihari (Loco) : Rp 14.021 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.355 – WNI (sebelumnya Rp 13.940 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.289 – WNI. Naik Rp 81 dari harga WD & Rp 66 dari harga penawaran tertinggi)

