Medan, mediaperkebunan.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, berencana mengembangkan perkebunan kelapa sawit secara masif dan intensif di lahan yang luas dalam beberapa waktu ke depan.
Semangat ini didasari keberhasilan mereka lebih dari satu dasawarsa yang lalu dalam melakukan penanaman kelapa sawit dalam skala luas di Kabupaten Nagan Raya.
“Sekitar tahun 2011 atau 2012, kami para petani sawit di Nagan Raya. Saat itubanyak pihak mendukung penanaman kebun kelapa sawit yang kami lakukan,” kata Yuslan Thamrin selaku Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Nagan Raya.
Hal itu dikatakan Yuslan Thamrin kepada Mediaperkebunan.id, Senin (8/9/2025), seusai melakukan pertemuan dan diskusi dengan salah satu produsen kecambah dan bibit kelapa sawit berskala nasional di salah satu kafe di Medan.
Yuslan Thamrin mengatakan bahwa tanaman sawit yang telah ditanam lebih satu dekade yang lalu itu telah dinikmati hasilnya oleh para petani sawit swadaya di Kabupaten Nagan Raya.
Pria yang kini dipercaya sebagai Sekretaris DPW APKASINDO Provinsi Aceh ini mengatakan, untuk tahap awal mereka membutuhkan bibit sawit berkualitas dan unggul yang diproduksi para produsen yang telah diakui oleh Kementerian Pertanian (Kementan).
Mereka akan menjalin komunikasi dengan para produsen kecambah sawit guna memastikan rencana penanaman kelapa sawit secara masif bisa dilakukan kembali di Kabupaten Nagan Raya.
Untuk saat ini, sambung Yuslan Thamrin lagi, sudah tersedia lahan sekitar 20 hektar (Ha) yang akan dijadikan lokasi untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit unggul milik para petani setempat.
“Semua ini kami lakukan secara swadaya, gotong-royong. Kami sedang mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan rencana kami ini,” tutur Yuslan Thamrin menambahkan.
Kata dia, para petani di Kabupaten Nagan Raya menilai dan mengalami kesejahteraan dan peningkatan ekonomi berkat perkebunan kelapa sawit selama satu dekade terakhir ini.
“Faktor kesejahteraan inilah yang membuat kami ingin kembali melakukan penanaman kelapa sawit secara masif yang telah kami rencanakan,” ucap Yuslan Thamrin.
“Kami berharap niat kami ini bisa terwujud. Sebab, kami paham bahwa rencana kami ini butuh persiapan yang matang, tidak mudah untuk dilakukan begitu saja. Semoga saja niat kami dalam mengembangkan perkebunan sawit secara masif kembali bisa terwujud,” tegas Yuslan Thamrin.

