Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Mulai 1-7 Oktober 2025, harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi para petani kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau semakin menguat dan berhasil menembus level Rp 3.650-an untuk setiap kilogram (Kg).
Penguatan tersebut seiring dengan terjadinya peningkatan harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau palm kernel (PK) per Kg pada periode yang sama seperti yang diumumkan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau.
Situasi itulah yang membuat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra pada Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Disbun Riau menetapkan kebijakan yang membuat para petani mitra swadaya menjadi bahagia.
Dari pengamatan Mediaperkebunan.id, Selasa (30/9/2025), harga penjualan CPO naik sebanyak Rp 28,48 per Kg, sehingga membuatnya ditetapkan sebesar Rp 14.663,31 dari pekan sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp 14.634,83 per Kg.
Untuk selanjutnya, harga penjualan PK mitra swadaya Riau naik sebesar Rp 85,33 per Kg dari pekan sebelumnya tercatat sebesar Rp 13.976,11, kini menjadi Rp 14.061,44 per Kg.
Yang tetap stabil dalam situasi ini adalah besaran Indeks K sebesar 92,83 persen, berikutnya adalah harga cangkang kelapa sawit sebesar Rp 23.06, serta terakhir adalah biaya operasional tidak langsung (BOTL) sebesar 0,51 persen
Berikut ini penetapan harga TBS mitra swadaya di Provinsi Riau nomor 35 Periode 1 – 7 Oktober 2025:
- Umur 3 tahun Rp 2.834,25
- Umur 4 tahun Rp 3.159,52
- Umur 5 tahun Rp 3.389,16
- Umur 6 tahun Rp 3.519,27
- Umur 7 tahun Rp 3.598,80
- Umur 8 tahun Rp 3.642,19
- Umur 9 tahun Rp 3.657,46 (Naik Rp 9,93)
- Umur 10-20 tahun Rp 3.620,26
- Umur 21 tahun Rp 3.560,15
- Umur 22 tahun Rp 3.490,67
- Umur 23 tahun Rp 3.411,67
- Umur 24 tahun Rp 3.351,78
- Umur 25 tahun Rp 3.302,73
CATATAN :
- CPO : Rp 14.663,31 (sebelumnya Rp 14.634,83. Naik Rp 28,48)
- PK : Rp 14.061,44 (sebelumnya Rp 13.976,11. Naik Rp 85,33)
- Cangkang : Rp 23.06 (tetap)
- Indeks K : 92,83 persen (tetap)
- BOTL : 0,51 persen (tetap)

