Jakarta, mediaperkebunan.id – Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, resmi menunjuk Ali Jamil Harahap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan terhitung sejak 9 April 2026. Penunjukan ini menandai kelanjutan kepemimpinan sementara di Direktorat Jenderal Perkebunan yang hingga kini belum memiliki pejabat definitif.
Sebelumnya, posisi Plt Dirjen Perkebunan diemban oleh Abdul Roni Angkat sejak 9 Juli 2025. Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari dua tahun Kementerian Pertanian belum menetapkan pejabat Dirjen Perkebunan secara definitif.
Ali Jamil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Pertanian. Ia dikenal memiliki pengalaman panjang dalam menduduki berbagai jabatan strategis. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian sejak dilantik pada 14 Mei 2025.
Sebelum menjabat sebagai Sekjen, Ali Jamil pernah memimpin Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) sejak Mei 2021. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), yang semakin memperkuat rekam jejaknya di sektor pertanian nasional.
Dari sisi akademik, Ali Jamil memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, khususnya di bidang Ilmu Tanah dan Studi Pembangunan. Ia menempuh pendidikan sarjana Ilmu Tanah di Universitas Islam Sumatera Utara pada 1989, kemudian melanjutkan studi magister di bidang yang sama di Universitas Sumatera Utara pada 1995.
Gelar doktor Ilmu Tanah diperolehnya dari University of the Philippines Los BaƱos pada tahun 2006. Tidak berhenti di situ, ia kembali meraih gelar doktor kedua di bidang Studi Pembangunan dari Universitas Hasanuddin pada tahun 2023.
Dengan pengalaman birokrasi yang luas serta latar belakang akademik yang mumpuni, penunjukan Ali Jamil diharapkan dapat memperkuat kinerja Direktorat Jenderal Perkebunan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor perkebunan nasional.

