2nd T-POMI
2024, 18 Februari
Share berita:

BANDUNG, mediaperkebunan.id – PT Astra Agro Lestari Tbk terus memperkuat program kemitraan dengan petani kelapa sawit. Perusahaan perkebunan kelapa sawit ini mengembangkan layanan baru agar para mitra semakin nyaman, efektif dan efisien dalam proses penjualan buah ke pabrik Astra Agro.

“Langkah Astra Agro memprioritaskan buah dari masyarakat ini juga menjadi komitmen perusahaan dalam mendukung usaha petani sawit,” kata Chief Executive Officer Astra Agro Santosa saat berbincang pada acara Talk to the CEO 2024, di Bandung, Jumat (17/2/2024).

Santosa menuturkan, pengembangan layanan ini sejalan dengan program digitalisasi yang telah diterapkan Astra Agro selama beberapa tahun belakangan. Aplikasi Sistem Informasi Kemitraan (SISKA) 2.0 dirilis pada Januari 2024 lalu.

Di awal tahun ini, lanjut Santosa, fitur pertama yang diperkenalkan adalah Booking Jadwal Kirim. Layanan digital ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tunggu bongkar dengan sistem antrian yang terintegrasi, sehingga para mitra mendapatkan kemudahan dalam mengatur jadwal pengiriman buah ke pabrik Astra Agro.

Selain memberikan kemudahan bagi mitra, kata Santosa, SISKA 2.0 diharapkan mampu mengoptimalkan fasilitas lainnya seperti anjungan yang telah disediakan oleh perusahaaan sebagai layanan kepada driver para mitra untuk menunggu saat proses bongkar TBS di pabrik.

“Selain itu, sejumlah program kerjasama juga kami lakukan untuk mendukung bisnis kelapa sawit para mitra,” ungkap Santosa.

Santosa mengatakan, program kemitraan yang telah diintensifkan sejak tahun 2018 ini, juga menjadi salah satu strategi bisnis perusahaan dalam memenuhi utilitas pabrik kelapa sawit dan produksi CPO perusahaan.

Dengan TBS yang sudah 100 persen dapat tertelusuri tersebut, Santosa optimis, dengan layanan digital yang diberikan dan beragam loyalti program akan membawa bisnis perusahaan berkelanjutan di masa yang akan datang.

Baca Juga:  P3PI dan Media Perkebunan Beri Pemahaman Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Perkebunan Pasca UU Cipta Kerja

“Beberapa tahun poduksi sawit nasional stagnan, maka selain peningkatan produktivitas tanaman, maka untuk dapat bertahan kita harus melakukan efisiensi. Fix cost sudah pasti harus keluar, maka utilisasi pabrik harus optimal,” ujar Santosa.

Beberapa kemudahan lain yang Astra Agro tawarkan adalah pembelian pupuk, kecambah kelapa sawit, herbisida, unit angkut, unit pribadi dan alat berat serta kerjasama perbaikan infrastruktur. (*)