2nd T-POMI
2024, 13 Juni
Share berita:

KUKAR, mediaperkebuna.id – Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera berhasil meraih sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) karena dinilai telah menerapkan praktik perkebunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Koperasi ini menjadi yang pertama meraih ISPO di Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Ketua Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera Jamaluddin, bersyukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Kami dedikasikan sertifikat ini untuk seluruh anggota koperasi yang telah bekerja keras dan selalu mendukung upaya kami dalam mencapai praktik perkebunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, sertifikat ISPO ini adalah bukti nyata bahwa koperasi bisa berkontribusi pada pelestarian lingkungan sambil tetap menghasilkan produk yang berkualitas.

Jamaluddin berharap, dengan diraihnya Sertifikat ISPO, Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi koperasi dan perusahaan perkebunan lain di Kukar dan sekitarnya.

“Keberhasilan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk kelapa sawit yang dihasilkan, sehingga dapat membuka peluang pasar yang lebih luas baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya ketika dihubungi Mediaperkebunan.id.

Dengan sertifikat ISPO ini, Jamaluddin berharap, pertama, adanya kepastian pasar. “Minimal perusahaan sekitar bersedia memulai kontrak yang lebih panjang dengan para petani ISPO,” ujarnya.

Kedua, dukungan dari pemerintah, khususnya terkait dengan sarana dan prasarana pertanian. Bahkan dapat jauh lebih baik lagi, jika bisa didukung sampai pada hilirisasi produk para petani atau membangun pabrik minyak goreng.

“Ketiga, kami berharap lebih banyak lagi koperasi atau kelembagaan petani yang ikut dalam sertifikasi ISPO, supaya produk kita punya posisi tawar di pasar. Koperasi kami siap mendampingi entitas petani swadaya yang berniat untuk ikut dalam sertifikasi berkelanjutan,” ungkap Jamaluddin.

Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera beranggotakan 1.067 petani swadaya ini mengelola lahan perkebunan sawit seluas 3.200 hektare (ha) dengan produksi tandan buah segar (TBS) sawit sebanyak 5.000 ton.

Baca Juga:  DMO dan DPO Menghambat Ekspor Sawit

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Edy Damansyah mengapresiasi upaya koperasi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya. “Ini adalah contoh yang sangat baik bagi koperasi-koperasi lain di Kukar,” ujarnya saat menyerahkan sertifikat ISPO kepada Ketua Koperasi Perkebunan Belayan Sejahteran Jamaluddin, Senin (10/6/2024).

Menurut Bupati, Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera telah menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Capaian tersebut merupakan wujud komitmen para pimpinan Koperasi hingga anggotanya dibantu stakeholder terkait untuk maju bersama. (YR)