https://api.whatsapp.com/send?phone=6281361509763
Petrokimia Gresik
9 May, 2021
Bagikan Berita

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Dalam mendukung program Gratieks, diperlukan peningkatan ekspor komoditas perkebunan secara kualitas dan kuantitas. Peningkatan itu tidak hanya untuk kelapa sawit, melainkan juga komoditas strategis lainnya, seperti kopi, kakao, kelapa, karet, teh kayu manis, lada, dan pala.

Sub Sektor perkebunan pada tahun 2020 memberikan kontribusi yang besar untuk pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 diantaranya sebagai penyumbang neraca positif pada PDB Pertanian. Kualitas dan kuantitas komoditi perkebunan harus ditingkatkan sejalan dengan program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks).

“Di tahun 2021, Direktorat Jenderal Perkebunan harus terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas, produksi, nilai tambah dan ekspor serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, terus mendorong pengembangan komoditas perkebunan, khususnya teh dan kakao, karena disukai kalangan milenial. Selain untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, komoditas ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, lanjut Mentan, pihaknya juga mendukung peningkatan daya saing pertanian termasuk sektor perkebunan di pasar global. “Ditambah lagi, variasi produk hasil olahan duo komoditas ini terus dikembangkan oleh para pelaku usaha perkebunan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (7/5).

Saat rapat koordinasi nasional pembangunan perkebunan, Mentan meminta agar semua stakeholder dapat melaksanakan kebijakan dan program pembangunan perkebunan 2021 yang lebih maju, lebih mandiri dan lebih modern dibanding 2020 diantaranya yang disasar adalah melalui Gerakan 3 Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

Direktorat Jenderal Perkebunan harus meningkatkan kerjasama dan bersinergi dengan Eselon I lainnya, Kementerian dan Lembaga lainnya, Pemerintah Daerah dan mitra lainnya. Semua pihak harus bekerja keras di lapangan, harus mengerti, bisa dan mampu mengeksekusi kebijakan, program dan arahan dalam mengakselerasi program Gratieks. (YR)

(Visited 26 times, 1 visits today)
Baca Juga  NEGARA PRODUSEN KARET BERSAMA-SAMA PENGARUHI HARGA SICOM