4 July, 2020

Replanting kelapa sawit dalam PSR selama ini adalah tanaman ditumbang, batangnya dichiping dan ditumpuk. Padahal ada cara lain yang bisa menghasilkan tambahan pendapatan bagi petani yang pohonnya ditumbang yaitu dengan pengolahan batang menjadi gula sawit dan daun jadi lidi sawit.

Deddy Limanto dari Kaya Coco, dalam webinar Mengoptimalkan Potensi Petani Kelapa Sawit yang diselenggarakan Media Perkebunan.id, menawarkan pembelian dari replanting sawit ini pada koperasi yang sedang melakukan replanting. Aktivitas ini dijamin tidak mengganggu jadwal replanting karena hanya mengikuti pekerjaan replanting saja.

Dalam kerjasama ini, tim Kaya Coco akan datang ke lokasi replanting, menyadap nira batang sawit dan memasak jadi gula merah, juga membersihkan daun menjadi lidi. Jadi yang keluar dari kebun adalah produk jadi berupa gula merah dan lidi.

Dengan asumsi satu exavacator menumbangkan 1 ha/hari maka ada 135 pokok per hari. Satu pokok disadap 3 hari menghasilkan 30 kg gula merah sawit, satu hari 10 kg. Satu tim tenaga kerja menggarap 3 ha/hari gula yang dihasilkan 4.050 kg. Tenaga kerja pengolahan gula 38 orang . Profit perpokok untuk gula sawit adalah Rp45.000.

Sedang lidi 1 pokok 3 kg lidi perhari. Satu tim tenaga kerja menggarap 1 ha per hari dengan produksi 405 kg/hari. Tenaga kerja lidi ada 7 orang. Profit perpokok untuk lidi sawit adalah Rp1.500.

Keuntungan lain adalah menghemat biaya karena ada tambahan pendapatan, batang yang sudah tidak mengandung nira juga lebih mudah dibuat kompos. Hama juga berkurang karena kumbang tanduk senang bersarang pada batang sawit yang masih mengandung nira

(Visited 234 times, 1 visits today)