22 October, 2020

BOMBANA, Mediaperkebuna.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik gula (PG) PT Prima Alam Gemilang berkapasitas 400 ribu ton di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Diharapkan adanya PG baru dapat mengurangi impor gula yang mencapai 3,7 juta ton per tahunnya.

“Negara kita sekarang ini, membutuhkan 5,8 juta ton (gula) per tahun. Produksi dalam negeri baru memenuhi 2,1 juta (ton gula). Artinya, sisanya tadi masih impor, 3,7 (juta ton gula) itu masih impor,” ujar Presiden Jokowi saat peresmian di Bombana, Kamis (22/10).

Jokowi mengatakan, pendirian pabrik gula di Bombana patut kita hargai karena nanti akan mengurangi impor. Artinya bisa memperbanyak devisa negara, memperkuat transaksi berjalan kita, neraca transaksi berjalan.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, pendirian PG adalah sebuah keberanian membuka sebuah investasi, keberanian untuk membuka sebuah usaha di tempat ini. “Ini yang harus kita apresiasi dan kita hargai,” ujarnya.

Menurut Jokowi, membuka pabrik gula, yang paling penting ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Ini poin yang paling penting yang ingin saya garis bawahi. Tadi Pak Ghimoyo, CEO (PT Jhonlin Group) menyampaikan 15.000 (tenaga kerja), di pabriknya sendiri 4.700 (tenaga kerja),” ungkapnya.

Di kala situasi ekonomi seperti ini, lanjut Jokowi, semua pengusaha pasti wait and see, berpikir untuk berinvestasi, berpikir untuk membuka usaha baru. “Keputusan yang digagas oleh Pak Haji Isam patut, patut kita hargai,” ujarnya.

Presiden menyebutkan, negara membutuhkan gula 5,8 juta ton. Sedangkan yang baru terpenuhi mencapai 2,1 juta ton, sehingga masih kurang 3,7 juta ton. “Dari sini nanti, kurang-lebih setahun berapa? 400 ribu ton? Berarti juga masih kurang,” tukasnya.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, jika masih ada lahan untuk ekspansi segera diberikan kepada nyang mau membangun pabrik gula lagi. “Tadi Pak Amran menyampaikan, masih ada kurang lebih 80.000 (hektare). Kalau masih ada opportunity seperti itu, masih ada peluang seperti itu, segera berikan kepada yang mau membangun lagi pabrik gula seperti ini,” ujar Presiden.

Peresmian PG baru dihadiri sajumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju divisi bidang perindustrian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Bupati Bombana dan Chairman PT Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad beserta seluruh jajaran komisaris dan direksi, baik PT Jhonlin maupun PT Prima Alam Gemilang. (HEN/YR)

(Visited 595 times, 1 visits today)