Medan, Mediaperkebunan.id – Tekanan yang hebat terhadap harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar domestik dan global sepanjang pekan lalu berdampak buruk pada harga pembelian tandan buah segar (TBS). Salah satunya adalah produksi petani sawit mitra plasma di berbagai kabupaten sentra sawit di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Hal tersebut terlihat dari paparan resmi dari Prof Dr Ir Ponten M Naibaho selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Teknis Tim Rumus Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Sumut yang diterima Media Perkebunan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Sumut, Rabu (18/12/2024).
Di situ Ponten Naibaho menegaskan bahwa harga TBS mitra plasma di Sumut turun sebanyak RP 115,38 per kilogram (Kg) untuk kategori usia tanam 10-20 tahun.
Dan kalau dilihat secara cermat, penurunan harga TBS lebih dari Rp 100 per Kg terjadi mulai usia tanam 5 sampai 25 tahun. Sementara harga TBS dari usia tanam 3 tahun turun sebanyak Rp 91,28 dan usia tanam 4 tahun turun sebesar Rp 99,03 per Kg.
Meski turun tajam, tetapi secara overall harga TBS mitra plasma di Sumut masih terhitung kuat dan mayoritas masih berada di atas Rp 3.000 per Kg. Hanya TBS dari usia tanam 3 tahun saja yang berada di level Rp 2.890-an, tetapi ini pun masih merupakan harga yang relatif kuat.
Harga TBS Mitra Plasma Sumut
Berikut ini daftar harga TBS produksi petani sawit mitra plasma Sumut untuk periode 11-17 Desember 2024:
- Usia 3 tahun Rp 2.894,74
- Usia 4 tahun Rp 3.168,45
- Usia 5 tahun Rp 3.352,47
- Usia 6 tahun Rp 3.447,17
- Usia 7 tahun Rp 3.479,33
- Usia 8 tahun Rp 3.571,16
- Usia 9 tahun Rp 3.639,41
- Usia 10-20 tahun Rp 3.732,32
- Usia 21 tahun Rp 3.724,46
- Usia 22 tahun Rp 3.674,43
- Usia 23 tahun Rp 3.637,27
- Usia 24 tahun Rp 3.514,34
- Usia 25 tahun Rp 3.4l04,28
Catatan:
Harga CPO Rp 15.336,42 per Kg
Harga palm kernel Rp 11.500,54
Indeks K: 93,20 persen

