Yogyakarta, mediaperkebunan.id – Institut Pertanian Stiper atau yang lebih dikenal sebagai INSTIPER melaksanakan Wisuda Sarjana ke-86 dan Pascasarjana ke-32 pada 23 Mei 2026 di Grha INSTIPER.
Pada periode wisuda kali ini, INSTIPER meluluskan sebanyak 292 lulusan yang terdiri dari 16 wisudawan Program Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan dan 276 lulusan Program Sarjana. Adapun rincian lulusan sarjana berasal dari Fakultas Pertanian sebanyak 167 orang, Fakultas Teknologi Pertanian 40 orang, dan Fakultas Kehutanan 69 orang.
Prestasi membanggakan turut ditorehkan para lulusan INSTIPER. Sebanyak 147 lulusan atau sekitar 50% berhasil meraih predikat cumlaude. Selain itu, sebanyak 24% lulusan telah diterima bekerja sebelum pelaksanaan wisuda. Hal ini menunjukkan tingginya daya saing lulusan INSTIPER di dunia kerja.
Pendeknya waktu tunggu lulusan untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri tidak lepas dari kurikulum pembelajaran di INSTIPER yang mengadopsi materi industri ke dalam proses pembelajaran sehingga kesenjangan antara dunia kampus dan dunia industri dapat diminimalkan. Mahasiswa INSTIPER juga dipersiapkan memasuki dunia kerja melalui berbagai INSTIPER Academy, kegiatan praktik lapang, serta program magang di perusahaan. Melalui mekanisme ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman dan gambaran nyata mengenai dunia kerja.
Beberapa mahasiswa yang telah diterima bekerja saat wisuda diketahui memperoleh golden ticket dari perusahaan mitra kerja INSTIPER. Golden ticket tersebut diberikan setelah mahasiswa menyelesaikan program magang dengan baik dan dinilai memiliki kemampuan layaknya staf profesional, seperti asisten kebun. Lulusan yang memperoleh golden ticketdapat langsung diterima bekerja tanpa melalui proses seleksi lanjutan.
Selain itu, kerja sama beasiswa ikatan dinas dari perusahaan mitra INSTIPER juga memberikan peluang bagi lulusan untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan studi. Terdapat 125 wisudawan penerima beasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan, terdiri dari penerima beasiswa PT Asian Agri sebanyak 5 orang, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebanyak 46 orang, KIP Kuliah sebanyak 13 orang, PT Toba Pulp Lestari (TPL) sebanyak 5 orang, serta 4 orang penerima beasiswa Pemerintah Daerah Nias Selatan.
Wisuda kali ini juga menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya INSTIPER meluluskan 50 wisudawan penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Program ini merupakan bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia unggul di sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Tercatat sebanyak 26 wisudawan berasal dari minat studi Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS) dan 24 wisudawan dari minat studi Sarjana Manajemen Bisnis Perkebunan (SMBP). Seluruh mahasiswa tersebut menyelesaikan studi dengan rata-rata masa studi 3,7 tahun dan IPK rata-rata 3,77.
“Rata-rata waktu tunggu lulusan INSTIPER kurang dari enam bulan setelah lulus,” kata Rektor INSTIPER, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng.
Ia menjelaskan bahwa pada wisuda kali ini tercatat 24% lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana telah diterima bekerja bahkan sebelum satu bulan setelah dinyatakan lulus atau sesaat setelah yudisium.
“INSTIPER berkomitmen menjaga kepercayaan dari mitra kerja perusahaan yang telah mempercayakan pendidikan calon stafnya kepada INSTIPER. Kami juga berterima kasih kepada stakeholder lain seperti BPDP, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, serta pemerintah daerah yang selalu mendukung kami,” kata Harsawardana.
Menurutnya, INSTIPER terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui transformasi pendidikan yang telah diluncurkan pada Dies Natalis tahun 2025.
Pada wisuda periode ini, wisudawan terbaik Program Sarjana diraih oleh Fadli Alamsyah, S.P. dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97. Sementara wisudawan terbaik Program Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan diraih oleh Villania Sari, S.P., M.Si. dengan IPK 3,98 dan masa studi 1 tahun 6 bulan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen, keluarga, sahabat, dan seluruh civitas akademika yang selalu memberikan dukungan dan motivasi. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta dunia industri,” kata Muhammad Fadli Alamsyah.
Ia mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar INSTIPER karena suasana akademik yang mendukung, bimbingan dosen yang penuh dedikasi, serta lingkungan kampus yang hangat telah memberikan bekal berharga selama menempuh pendidikan.
INSTIPER terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi, khususnya di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, dan teknologi pertanian. Melalui penguatan kurikulum, kolaborasi industri, serta pengembangan kompetensi mahasiswa, INSTIPER berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang membawa inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Dalam sambutan video pada wisuda kali ini, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Eddy Abdurrachman, menyampaikan apresiasinya kepada para lulusan.
“Selamat untuk seluruh wisudawan. BPDP berkomitmen meningkatkan SDM industri kelapa sawit melalui program beasiswa, pelatihan, dan riset. Kami juga terus meningkatkan jumlah penerima Beasiswa SDM PKS agar dapat memenuhi kebutuhan SDM kompeten di industri kelapa sawit,” kata Eddy.
Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P., yang turut hadir dalam wisuda tersebut juga menyampaikan apresiasinya.
“Selamat kepada INSTIPER Yogyakarta yang telah berhasil meluluskan mahasiswa penerima Beasiswa SDM PKS angkatan pertama. Kepada para wisudawan, aplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah dengan memberikan kontribusi nyata bagi industri perkebunan Indonesia,” kata Iim Mucharam.
Perwakilan perusahaan mitra pemberi beasiswa ikatan dinas, yaitu Asian Agri Group dan PT RAPP, juga turut memberikan sambutan. Dari Asian Agri Group, sambutan disampaikan oleh Jimmy Chen selaku Manager L&D Asian Agri Group, sedangkan dari PT RAPP disampaikan oleh Bumantara Gani selaku Talent Management Program Manager PT RAPP.
Kehadiran para mitra industri pada wisuda ini menjadi bukti nyata pengakuan dunia usaha terhadap kompetensi lulusan INSTIPER Yogyakarta.

