24 October, 2020

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Inovasi dan kreasi produk komoditi perkebunan terus didorong. Dengan inovasi, petani perkebunan tidak hanya mengandalkan dari sektor hulu, namun dari sisi hilir juga mendapat nilai tambah. Greentea Chocolate salah satunya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam berbagai kesempatan meminta pelaku usaha untuk melakukan inovasi-inovasi teknologi terhadap komoditas pertanian termasuk komoditas perkebunan. Sehingga produk perkebunan mendapat nilai tambah.

Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), Kasdi Subagyono, mengapresiasi berbagai upaya para pekebun yang tetap konsisten menjaga pasokan maupun produksi dan produktivitas komoditas perkebunan, khususnya teh. Apalagi Indonesia memiliki teh berkualitas yang tak kalah dengan China.

Menurut Kasdi, pengembangan teh tak hanya di hulu. Di hilir pun banyak sekali multiplikasi pendapatan dan peningkatan kesejahteraan petani. “Produksi teh terbesar di Jawa Barat, sebanyak 140 ribu ton/tahun, atau 80 persen dari produksi nasional. Teh juga perlu inovasi hilirnya seperti kopi,” katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Teh saat ini tidak hanya dikonsumsi untuk miniman. Teh yang kaya akan kesehatan, saat ini banyak dimanfaatkan konsumen sebagai aromaterapi dan spa. Bahkan, komoditas teh juga dimanfaatkan sebagai campuran produk makanan yang eksotis, seperti greentea coklat an green tea rice cracker.

Arafa Tea, salah satunya. Pemilik usaha Ifah Syarifah mengatakan, usaha teh yang dikembangkan memproduksi Arafa Green Tea, Arafa White Tea, Arafah Black Tea dan Matcha Tea. Arafa Tea juga melakukan inovasi dengan membuat produk lotion berbahan baku teh. “Kami juga mengembangkan produk Green Tea Coklat, Green Tea Rice Cracker dan teh rempah,” ujarnya.

Ifah memaparkan, Greentea Coklat merupakan pengejawantahan silaturahmi petani kakao dan petani kopi. “Produk seperti Greentea coklat ini untuk dipersembahkan ke dunia bahwa kita ada dan mempunyai prodak unggulan yang jelas asal usulnya dari hulu sampai hilirnya,” katanya.

Produk inovatif lainnya yang tak kalah eksotik adalah Greentea Rice Cracker. Produk ini berupa camilan cracker greentea yang renyah, gurih, manis dan sepet yang rasanya pas di lidah. Greentea Rice Cracker ini berbahan baku alami beras ketan dan kelapa yang dijemur dan disanggrai dengan pasir. (YR)

(Visited 22 times, 1 visits today)