Medan, Mediaperkebunan.id – Perkembangan pesat Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan di bawah kepemimpinan Ir Purjianto MM rupanya mendapatkan perhatian penuh dari Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani.
Kata Abdul Ghani, seperti dikutip Mediaperkebunan.id dari laman resmi Holding PTPN, Rabu (26/2/2025), ITSI Medan adalah lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY) yang berada di bawah pembinaan Holding PTPN. Abdul Ghani menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan ITSI Medan di bawah kepemimpinan Ir Purjianto MM yang terus berperan aktif dalam mencetak tenaga ahli perkebunan sawit yang profesional.
“Keberadaan ITSI menjadi sangat strategis dalam mendukung ketahanan industri perkebunan sawit nasional,” ucap Abdul Ghani yang meraih penghargaan Indonesia Best CEO Awards 2024 dari sebuah majalah ekonomi nasional di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
“Dengan kualitas SDM yang unggul, kami optimistis bahwa sektor perkebunan akan semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar global,” tutur Abdul Ghani lebih lanjut.
Abdul Ghani menambahkan bahwa Holding Perkebunan Nusantara terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi di sektor perkebunan guna menjawab tantangan industri ke depan.
“Melalui ITSI, kami ingin memastikan bahwa regenerasi tenaga kerja perkebunan berjalan dengan baik, dan lulusan ITSI siap menjadi bagian dari transformasi industri perkebunan di Indonesia,” tegas Abdul Ghani.
Sebelumnya diberitakan Mediaperkebunan.id bahwa semakin lama ITSI Medan semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam hal tingkat kelulusan dan tingkat keberterimaan di industri perkebunan di berbagai wilayah di Indonesia.
“Bahkan hingga saat ini proses rekrutmen oleh berbagai perusahaan perkebunan masih terus berlangsung dan dalam kurun waktu 3 bulan setelah wisuda,” kata Rektor ITSI, Ir Purjianto MM, kepada Mediaperkebunan.id di Medan, Rabu (26/2/2025).
Purjianto mengungkapkan, saat ini sudah lebih dari 50 persen lulusan atau alumni ITSI telah direkrut oleh banyak perusahaan perkebunan di Indonesia.
“Termasuk mereka yang lulus melalui Program Talent Scouting PT. Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang berjumlah 28 orang,” ucap Purjianto.
Purjianto menyampaikan bahwa pada tahun 2024, sebanyak 331 mahasiswa ITSI berhasil menyelesaikan studi mereka dan diwisuda. Dari jumlah tersebut, 53 lulusan telah diterima bekerja di perusahaan perkebunan, baik di BUMN maupun sektor swasta, yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Sumber daya manusia (SDM) ITSI telah dibekali keterampilan dan pengetahuan yang matang, sehingga lulusannya siap langsung bekerja di berbagai perusahaan, termasuk PTPN yang telah banyak memanfaatkan lulusan ITSI,” tegas Rektor ITSI Medan, Ir Purjianto MM.

