Jakarta, mediaperkebunan.id – Layanan komunikasi dan digitalisasi kini menjadi fondasi penting dalam menunjang operasional bisnis, terlebih bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan pedalaman dan sulit dijangkau, seperti perkebunan kelapa sawit. Konektivitas yang andal tidak hanya membuat koordinasi antara kantor pusat dan lapangan menjadi lebih efektif, tetapi juga menjadi prasyarat utama dalam implementasi transformasi digital di sektor agribisnis.
Sektor agribisnis memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, keterbatasan infrastruktur komunikasi masih menjadi tantangan utama. Sinyal yang tidak stabil membuat pelaporan kondisi kebun tidak dapat dilakukan secara real-time, sehingga manajemen kesulitan merespons permasalahan dengan cepat dan tepat.
Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi juga menghambat penerapan berbagai sistem digital yang sebenarnya dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional. Tanpa dukungan infrastruktur komunikasi yang memadai, pemanfaatan teknologi, seperti sensor IoT, sistem pemantauan keamanan, maupun analisis data operasional menjadi sulit untuk diimplementasikan secara optimal.
Memilih penyedia layanan komunikasi dan digitalisasi yang tepat menjadi langkah strategis bagi perusahaan perkebunan. Mitra teknologi yang andal tidak hanya menyediakan jaringan komunikasi, tetapi juga mampu menghadirkan solusi terintegrasi yang mendukung digitalisasi operasional secara menyeluruh.
Berikut tiga hal penting yang perlu diperhatikan pelaku industri dalam memilih mitra penyedia layanan komunikasi dan digitalisasi!
- Tersertifikasi dan Teruji
Pilihlah perusahaan yang memiliki rekam jejak jelas dan tersertifikasi secara internasional. Sertifikasi seperti ISO 9001:2015 untuk manajemen mutu dan ISO 27001:2013 untuk keamanan informasi menjadi indikator keseriusan perusahaan dalam menjaga standar layanan. Sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan komitmen terhadap kualitas, keamanan data, serta tata kelola yang profesional.
- Fleksibel dan Adaptif terhadap Kebutuhan
Setiap sektor memiliki karakteristik berbeda. Industri perkebunan membutuhkan solusi yang mampu menjangkau titik-titik operasional terjauh, sekaligus mendukung integrasi sistem digital, seperti sensor IoT, pemantauan armada, hingga analitik data. Mitra yang tepat adalah yang mampu menyesuaikan solusi dengan kebutuhan spesifik perusahaan, bukan menawarkan pendekatan yang seragam untuk semua industri.
- Dukungan Layanan dan SLA yang Jelas
Solusi yang andal harus dibarengi dengan dukungan after-sale yang serius. Pastikan perusahaan memiliki help desk 24 jam, tim teknis berpengalaman, serta service level agreement yang jelas. Respons cepat saat terjadi gangguan menjadi faktor penting agar operasional tetap berjalan lancar.
Sebagai perusahaan yang berdiri sejak 1991, Primacom telah membangun konektivitas di lebih dari 10.000 titik di Indonesia dan melayani ratusan pelanggan berbagai sektor industri. Selain menyediakan jaringan komunikasi, Primacom juga dapat mengimplementasikan berbagai solusi digital, antara lain:
- Automatic Identification System (AIS): Sistem berbasis komunikasi radio untuk memantau pergerakan kapal, termasuk kapal pengangkut komoditas perkebunan. AIS memungkinkan kapal berbagi informasi penting kepada kapal lain dan pelabuhan, sekaligus mendukung kepatuhan terhadap regulasi terbaru yang mewajibkan penerapan AIS di sektor pelabuhan dan perkapalan.
- Smart Surveillance: Sistem pengawasan lingkungan kerja berbasis artificial intelligence untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan, serta mengoptimalkan aktivitas bisnis di area perkebunan, pabrik, dan gudang. Beberapa fiturnya, antara lain deteksi api dan asap, pengenalan wajah, penghitungan orang dan objek, pengenalan area terlarang, pendeteksi kecepatan kendaraan dan kelengkapan seragam, dsb.
- Field Worker Monitoring: Sistem pemantauan aktivitas pekerja menggunakan perangkat wearable device yang terkoneksi dengan GPS dan smart dashboard untuk memantau koordinat lokasi dan kondisi kesehatan fisik pekerja secara real-time. Solusi ini membantu meningkatkan keselamatan kerja, memastikan kepatuhan terhadap prosedur operasional, serta memberikan data akurat untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif.
- PrimaStar Starlink: Solusi jaringan komunikasi berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) dari Starlink. Perangkat antenanya portabel, proses instalasinya praktis, koneksinya cepat, dan jangkauannya luas hingga ke daerah pedalaman.
Vice President of Marketing Primacom, Mariatin Ambiono, menegaskan bahwa digitalisasi bisnis mampu meningkatkan produktivitas dan efektivitas operasional, sekaligus mendorong terciptanya bisnis perkebunan yang lebih berkelanjutan dan kompetitif di pasar global.
“Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Primacom selalu berkomitmen untuk menjadi mitra bagi para pelaku industri, khususnya di sektor perkebunan, dalam membangun konektivitas yang andal serta menghadirkan solusi digitalisasi yang relevan dengan kebutuhan operasional di lapangan,” imbuh Mariatin.
Kunjungi www.primacom.com atau hubungi marketing@primacom.co.id untuk informasi lebih lengkap seputar solusi dari Primacom.

