Tangerang, mediaperkebunan.id – Indonesia Agriculture Technology Expo (Indogritech) 2025 resmi dibuka hari ini, Kamis (09/11) dan akan berlangsung empat hari (6-9 November 2025 di ICE BSD City. Hadirkan sektor pertanian hulu sampai hilir, Indogritech Expo 2025 diadakan dengan tujuan untuk kolaborasi antara pemerintah, industri, peneliti hingga petani untuk mendorong transformasi pertanian nasional.
Direktur PT. Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari pameran Indogritech dapat tercapai dengan kolaborasi dari berbagai sektor. “Dari para expert inilah kami yakin dapat melangsungkan acara ini dan berharap acara ini dapat memberikan dampak jangka pendek yaitu meningkatkan produktivitas pertanian dan jangka panjangnya meningkatkan perekonomian Indonesia secara menyeluruh,” ujarnya.
Hadir membuka acara, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan bahwa pemerintah dalam hal ini harus menjadi solusi dari setiap rintangan yang dihadapi sektor pertanian. “Saya sebagai wakil Mentan mengajak semua orang yang ada di acara ini untuk menjadi part of solution. Negara tidak hanya mengurus petani, tetapi memastikan petani untung dan konsumen puas,” kata Wamentan.
Selama empat hari penyelenggaraan (6–9 November 2025) IndoGriTech Expo 2025 menghadirkan rangkaian produk komprehensif, mulai dari Benih, Bibit Tanaman Pangan, Traktor dan Peralatan Pertanian, Teknologi Pertanian serta Solusi Limbah Pertanian dari berbagai merek ternama seperti Kotrack, Xinyuan, Dji, dan Aerotron. Dengan kehadiran ratusan exhibitor, pengunjung akan memperoleh akses terhadap berbagai produk, teknologi, dan layanan terbaru yang mendukung transformasi pertanian modern, efisien, dan berkelanjutan.
Selain pameran utama, IndoGriTech 2025 juga menghadirkan berbagai program pendukung yang menarik. Salah satu acara puncaknya adalah Nusantara Food Summit, yang digelar bersama dengan media Narasi. Summit ini akan mengupas tuntas topik “Food Security 2.0: Mewujudkan Kemandirian Pangan”.
Rangkaian program dilanjutkan dengan Panel Discussion terkait Peternakan Nasional dan Panel
Discussion mengenai Mengintegrasikan Biogas dan Biofuel dalam Rantai Pasokan Pertanian dan Peternakan. Melalui seluruh kegiatan tersebut, pameran ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif bagi pelaku industri untuk bertukar wawasan, menjalin kemitraan strategis, serta mempercepat adopsi inovasi menuju pertanian yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

