Jakarta, mediaperkebunan.id – Ekspor kopi Indonesia bulan Juni 2025 dibanding Juni 2024 meningkat 63,2% menjadi 650.000 karung (1 karung 60 kg). Demikian Coffe Market Report Juli 2025 yang diterbitkan oleh ICO (International Coffee Organization).
Bulan Juli adalah bulan ke 8 peningkatan ekspor kopi Indonesia tahun 2024/2025. ICO menetapkan tahun pemasaran kopi mulai 1 Oktober-30 September. Jadi perioode 2024/2025 dimulai dari 1 Oktober 2024-30 September 2025.E
kspor kopi Indonesia 2024/2025 sampai Juli meningkat 59,3 % dibanding 2023/2024 dengan volume 6,71 juta karung. Panen kopi 2024/2025 yang lebih baik dari yang diperkirakan membuat pasokan untuk pasar ekspor tersedia, hal ini membuat kinerja ekspor kopi Indonesia meningkat. ICO menghitung produksi kopi setahun 3 kali, yaitu tanggal 1 Oktober, 1 April dan 1 Juli.
Kinerja ekspor kopi Indonesia dan Vietnam membuat ekspor kopi Asia Oceania Juni 2025 meningkat 38,6% jadi 3,34 juta karung dibanding Juni 2024 2,41 juta karung. Ekspor kopi Vietnam Juni 2025 meningkat 64,6% jadi 1,97 juta karung dibanding Juni 2024 1,2 juta karung.
ICO Composite Indikator Price (ICP) Juli 2025 rata-rata UScent 259,31/lbs, turun 11,8% dibanding Juni 2025. Beberapa penyebab tekanan terhadap harga bulan Juli 2025 adalah :
- Peningkatan pasokan dan permintaan diperkirakan tahun 2024/2025 kopi akan surplus.
- Peningkatan produksi di Brazil, panen selama bulan Juli menunjukkan peningkatan dibanding bulan-bulan sebelumnya.
- Tarif Trump membuat perdagangan internasional tidak pasti.
Bursa Berjangka London menunjukkan stock robusta meningkat 35,8% jadi 1,18 juta karung, stcok tertinggi sejak Juni 2023 yang mencapai 1,25 juta karung. Meskipun kopi 2024/2024 diperkirakan surplus, tetapi di beberapa tujuan pasar tidak bisa menyimpan stock.

