25 October, 2020

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Hilirisasi terkait pasca panen sangat diperlukan guna mendorong pekebun mendapatkan nilai tambah dan daya saing. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), memperkuat hilirisasi sub sektor perkebunan melalui fasilitasi alat pasca panen.

Hal tersebut dikatakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP), Ditjen Perkebunan, Kementan, Dedi Junaedi, di Jakarta, beberapa waktu lalu. “Hilirisasi yang terkait pasca panen sangat diperlukan untuk mendorong pekebun mendapatkan nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

Guna memperkuat hilirisasi sub sektor perkebunan, lanjut Dedi, pihaknya memfasilitasi alat pasca panen dan pengolahan hasil perkebunan kepada kelompok tani, seperti petani atsiri di Solok, Sumatera Barat. “Memang tahun ini bantuan peralatan tidak banyak karena adanya Covid 19,” katanya kepada Mediaperkebunan.

“Hilirisasi difokuskan di tingkat kelompok tani agar menghasilkan bahan baku berkualitas. Sedangkan dukungan pasca panen dilakukan agar petani atau pekebun punya nilai tawar dan menghasilkan end produk bernilai tinggi,” jelas Dedi.

Petani sereh wangi di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) tak sekadar melakukan budidaya sereh wangi di lahan marginal saja. Bahkan, untuk mendapatkan nilai tambah, petani sereh wangi yang tergabung dalam Kelompok Tani Agribisnis Atsiri Kota Solok, Sumbar, juga melakukan hilirisasi sereh wangi melalui penyulingan sereh wangi dan menjual minyaknya ke eksportir.

Ketua Kelompok Tani Agribisnis Atsiri Kota Solok, Djanuardi mengatakan, sereh wangi yang ditanam petani disuling sendiri dengan memanfaatkan ketel. Lama penyulingannya 7-8 jam untuk ketel isi 1 ton daun sereh wangi.

“Ukuran ketel yang digunakan petani macam-macam, sesuai kebutuhan. Umumnya yang dipakai volumenya 500 kg-1 ton. Rendemen minyak yang dihasilkan 0,8-1 persen,” ujar Djanuardi.

Djanuardi yang juga Ketua Perhimpuam Petani dan Penyuling Minyak Atsiri (P3MA) Sumbar mengatakan, setelah melalui proses penyulingan, tiap 1 ton daun sereh wangi mampu menghasilkan 8-10 kg minyak sereh wangi. (YR)

(Visited 49 times, 1 visits today)