27 July, 2020

Jakarta, mediaperkebunan.id – Minyak kelapa sawit mengandung salah satu lemak sehat yang bernutrisi dengan keunggulannya yang tidak mengandung asam lemak trans (Trans Fatty Acid/ TFA) atau lemak terhidrogenasi. Selain memiliki kandungan lemak sehat, juga dalam setiap 1 liter minyak kelapa sawit mengandung 20% Vitamin A, antioksidan tokoferol dan tokotrienol. Dengan pemakaian sehari-hari yang tepat guna, minyak sawit lebih sehat untuk kesehatan.

Minyak kelapa sawit adalah minyak sayur (nabati) yang mengandung minyak jenuh dan tak jenuh, vitamin E, beta-karoten, serta antioksidan. Selain kaya nutrisi, minyak sawit berasal dari tumbuhan yang sangat efisien dibandingkan dengan penghasil minyak nabati lainnya. Dengan memanfaatkan lahan seluas 1 hektar pohon kelapa sawit dapat menghasilkan CPO rata-rata 3,8 ton/tahun sedangkan minyak nabati lain seperti kedelai, bunga matahari dan rapa hanya di bawah 1 ton/tahun. Selain efisien, minyak kelapa sawit sangat bermanfaat untuk mendorong perekonomian bangsa, karena saat ini sekitar 3 milyar orang di 150 negara menggunakan produk yang mengandung kelapa sawit.

PT Asianagro Agung Jaya (Apical Marunda) sebagai salah satu produsen pengolah minyak kelapa sawit berupaya agar produknya membawa manfaat lebih bagi para konsumennya. Apical Marunda beradaptasi dengan berbagai riset gizi dan kesehatan terkait dengan konsumsi minyak sawit yang sudah banyak dilakukan oleh berbagai ahli di seluruh dunia. Pengetahuan tentang manfaat nutrisi akan membantu memperkaya informasi yang disampaikan kepada masyarakat luas sehingga keunggulan gizi minyak sawit dapat diketahui dan dimanfaatkan untuk hidup lebih sehat.

Nutrisi Minyak Sawit
Lim Teck Guan, GM Apical Marunda menjelaskan, “Kandungan minyak kelapa sawit kaya akan lemak dan vitamin. Minyak kelapa sawit mentah atau belum dimurnikan mengandung 60 hingga 100 mg vitamin E per 100 gram. Rata-rata mengandung 50-65% dari kandungan vitamin E tetap setelah pemurnian. Sebanyak 70% vitamin E dalam minyak sawit mengandung tokotrienol.”

Lebih lanjut Lim menguraikan bahwa minyak nabati lainnya seperti jagung, zaitun, kedelai, dan bunga matahari, merupakan sumber tokoferol yang baik tetapi tidak mengandung tokotrienol. Tokotrienol bekerja lebih cepat sebagai antioksidan (zat yang dapat mencegah kerusakan atau kematian sel, kerusakan DNA dan timbulnya sel kanker atau tumor akibat terdapat radikal bebas dalam tubuh manusia) dan sangat bermanfaat untuk melindungi otak dari lemak tak jenuh ganda dan demensia, mengurangi risiko stroke, serta mencegah pertubuhan tumor otak.

Dalam keseharian, minyak kelapa sawit tidak hanya dijadikan minyak, tapi bisa ditemukan pada mentega, es krim, cokelat, sabun, bahan mi instan, biodiesel, bahan kosmetik dan minyak goreng. Apical Marunda memiliki beberapa produk kebutuhan sehari- hari dalam bentuk mentega seperti Vitas, Medalia, dan minyak goring seperti Camar, Harumas, dan Frybest. (YIN)

(Visited 24 times, 1 visits today)