Jakarta, mediaperkebunan.id – Kawan Medbun yang berprofesi sebagai petani kelapa sawit, baik swadaya maupun plasma, kemungkinan besar bakal tersenyum manis saat memasuki awal Februari 2024 karena ada kabar baik dari PT KPBN pada tanggal 31 Januari 2025.
Sebab, seperti informasi yang berhasil dihimpun oleh mediaperkebunan.id, sudah tiga hari ini harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terus merangsek naik berdasarkan hasil tender yang digelar oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).
Nah, Kawan Medbun, pada tender periode Jumat (31/1/2025) yang merupakan tender di akhir pekan sekaligus tender di akhir Januari ini, harga CPO kembali melenting tinggi, naik sebanyak Rp 139 per kilogram (Kg) di dua pelabuhan ekspor CPO terbesar di Pulau Sumatera.
Yaitu di Pelabuhan Belawan yang ada di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dan di Pelabuhan Dumai yang ada di kota Dumai, Provinsi Riau. Sementara itu hasil tender untuk Pelabuhan Teluk Bayur di kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), justru berakhir dengan withdraw (WD), tetapi dengan harga selisih yang sama besarnya dengan hasil di dua pelabuhan di atas.
Kenaikan harga CPO yang lebih tinggi terjadi di Pelabuhan Talang Duku, Provinsi Jambi, yang tercatat sebesar Rp 150 per Kg, terutama bila dibandingkan dengan harga CPO hasil tender seharus sebelumnya yang mencapai Rp 13.550 per Kg.
Pertanyaannya, apa sih dampak kenaikan harga CPO hasil tender PT KPBN ini bagi Kawan Medbun yang berprofesi sebagai petani kelapa sawit?
Perlu diketahui, biasanya gonjang-ganjing harga CPO bakal berdampak pada naik atau turunnya harga pembelian tandan buah segar (TBS) hasil panen dari kebun para petani sawit.
Memang terkadang tidak selalu seiring sejalan, akan tetapi kebanyakan kalau harga CPO terus-menerus naik selama beberapa periode maka setidaknya hal itu akan mendongkrak harga pembelian TBS petani saat ditransaksikan di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).
Selamat bagi Kawan Medbun yang berprofesi sebagai petani sawit, selamat menikmati harga TBS yang semoga saja terdongkrak naik seiring dengan kenaikan harga CPO dalam waktu 3 hari terakhir ini.
Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode Jumat, 31 Januari 2025:
- Belawan: Rp 13.889 – EOP (sebelumnya tiada kabar)
- Dumai: Rp 13.889 – EUP (sebelumnya Rp 13.750 – IMT, naik Rp 139)
- SAN Dumai: Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.750 – IMT)
- Teluk Bayur: Rp 13.759 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.623 – WIRA (sebelumnya Rp 13.620 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.485 – WIRA, naik Rp 139 berdasarkan selisih harga WD & Rp 138 berdasarkan selisih harga penawaran tertinggi)
- Talang Duku (fob) : Rp 13.709 – Priscolin (sebelumnya Rp 13.550 – Priscolin, naik Rp 159)
- Kwala Sawit (loco) : Rp 13.680 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 – MPR/BTI/Nint (sebelumnya Rp 13.541 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 – MPR, naik Rp 139 berdasarkan selisih harga WD)Palembang (Loco) : Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.600 – Priscolin)

