Riau, mediaperkebunan.id – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau telah menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau untuk periode 4 -10 Februari 2026 mengalami kenaikan. Pada kelompok umur 9 tahun terjadi kenaikan sebesar 3,50% atau sebanyak Rp123,97 per kilogram.
Harga TBS mitra swadaya periode 4 -10 Februari 2026 naik menjadi Rp3.668,25 per kilogram,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr Defris Hatmaja.
Penurunan harga TBS sawit swadaya di Riau untuk periode ini disebabkan oleh kenaikan harga CPO dan kernel. Harga rata-rata CPO pada periode ini tercatat Rp15.189,20 per kilogram atau naik sebanyak Rp553,78 per kilogram.
Kemudian kernel menjadi Rp12.637,50 atau mengalami kenaikan Rp278,65 per kilogram. Indeks K yang dipakai untuk 1 bulan kedepan yaitu 92,23%.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau periode 4 -10 Februari 2026:
- Umur 3th (Rp 2.836,28);
- Umur 4th (Rp 3.165,97);
- Umur 5th (Rp 3.400,49);
- Umur 6th (Rp 3.532,37);
- Umur 7th (Rp 3.611,67);
- Umur 8th (Rp 3.655,71);
- Umur 9th (Rp 3.668,25);
- Umur 10th-20th (Rp 3.628,75);
- Umur 21th (Rp 3.566,40);
- Umur 22th (Rp 3.494,93);
- Umur 23th (Rp 3.413,69);
- Umur 24th (Rp 3.352,23);
- Umur 25th (Rp 3.301,72);
- Umur 26th (Rp 3.283,56);
- Umur 27th (Rp 3.255,40);
- Umur 28th (Rp 3.202,09);
- Umur 29th (Rp 3.162,98);
- Umur 30th (Rp 3.073,58);

