Riau, mediaperkebunan.id – Harga TBS sawit petani swadaya Riau periode 28 Januari – 3 Februari 2026 mengalami kenaikan yang signifikan pada beberapa kelompok usia tanam. Hal ini merujuk pada penetapan harga TBS sawit yang diterbitkan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau.
Harga TBS sawit petani swadaya Provinsi Riau periode ini pada usia tanam 9 tahun yang merupakan kategori premium ditetapkan naik sebanyak Rp56,72 per kilogram menjadi Rp3.544,28 per kilogram. Harga tersebut naik sebesar 1,63 persen dibandingkan periode minggu lalu.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja menyampaikan bahwa kenaikan harga periode ini disebabkan oleh meningkatnya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan kernel.
“Harga TBS minggu ini disebabkan naiknya harga CPO dan kernel. Harga CPO minggu ini sebesar Rp14.592,28 per kilogram, naik sebesar Rp169,34 per kilogram. Sedangkan harga kernel menjadi Rp12.456,18 per kilogram, naik sebanyak Rp467,94 per kilogram,” ujarnya.
Data dari Disbun, indeks K ditetapkan sebesar 92,23%. Kemudian harga cangkang berada pada Rp26,34 per kilogram.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau untuk periode 28 Januari – 3 Februari 2026 :
Umur 3th (Rp 2.741,39);
Umur 4th (Rp 3.059,46);
Umur 5th (Rp 3.285,52);
Umur 6th (Rp 3.412,75);
Umur 7th (Rp 3.489,40);
Umur 8th (Rp 3.531,87);
Umur 9th (Rp 3.544,28) (naik sebesar Rp56,72 per kilogram);
Umur 10th-20th (Rp 3.506,37);
Umur 21th (Rp 3.446,36);
Umur 22th (Rp 3.377,53);
Umur 23th (Rp 3.299,27);
Umur 24th (Rp 3.240,06);
Umur 25th (Rp 3.191,41).

