Jakarta, mediaperkebunan.id – Dinas Perkebunan Provinsi Riau kembali merilis hasil penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk kemitraan swadaya. Pada periode No. 18 yang berlaku mulai Rabu, 27 Mei hingga Selasa, 2 Juni 2026, grafik harga sawit di Bumi Lancang Kuning mengalami tren penurunan dalam penetapan harga TBS kali ini.
Penurunan harga terjadi merata di semua kelompok umur tanam. Untuk kelompok umur 9 tahun yang kerap menjadi barometer, harga Tandan Buah Segar (TBS) sebesar Rp 147,79 per kilogram, sehingga harganya kini berada di angka Rp 3.709,35 per kilogram.
Berikut adalah data lengkap penetapan harga TBS Sawit Swadaya Riau periode 27 Mei – 02 Juni 2026:
- Umur 3 Th (Rp 2.880,14 );
- Umur 4 Th (Rp 3.207,10 );
- Umur 5 Th (Rp 3.436,66 );
- Umur 6 Th (Rp 3.567,44 );
- Umur 7 Th (Rp 3.648,31 );
- Umur 8 Th (Rp 3.691,88 );
- Umur 9 Th (Rp 3.709,35 );
- Umur 10-20 Th (Rp 3.673,25 );
- Umur 21 Th (Rp 3.613,85 );
- Umur 22 Th (Rp 3.544,77 );
- Umur 23 Th (Rp 3.466,20 );
- Umur 24 Th (Rp 3.406,55 );
- Umur 25 Th (Rp 3.357,81 );
- Umur 26 Th (Rp 3.340,18 );
- Umur 27 Th (Rp 3.313,13 );
- Umur 28 Th (Rp 3.261,68 );
- Umur 29 Th (Rp 3.223,72 );
- Umur 30 Th (Rp 3.136,95 );
Koreksi harga pada pekan ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar komoditas global yang berimbas pada harga jual di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS). berdasarkan data yang dirilis, harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah saat ini berada di angka Rp 13.598,00 per kilogram.
Sementara itu, harga inti sawit (kernel) tercatat sebesar Rp 15.277,56 per kilogram, dan untuk komoditas cangkang dihargai Rp 26,09 per kilogram. Komponen penting lainnya dalam penetapan harga ini adalah Indeks K yang ditetapkan sebesar 92,87%, serta Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) yang berada di angka 0,48%.

