Jakarta, mediaperkebunan.id – Harga lada dunia terbaru pada 14 Oktober 2025 tidak mengalami perubahan yang signifikan. Berdasarkan data dari International Pepper Community (IPC), harga lada dari Malaysia, Brazil, dan Vietnam cenderung stabil. Sedangkan harga lada dari Indonesia mengalami kenaikan sekitar 2% dibandingkan minggu sebelumnya.
- Harga lada hitam ASTA Malaysia saat ini berada di USD 9.500 per ton. Sedangkan untuk harga lada putih ASTA Malaysia berada pada USD 12.500 per ton.
- Kemudian harga lada hitam ASTA 570 brazil tetap pada USD 6.200 per ton.
- Untuk harga lada hitam 500 g/l Vietnam diperdagangkan pada USD 6.600 per ton. Sedangkan harga lada hitam 550 g/l Vietnam berada pada USD 6.800 per ton. Harga lada putih ASTA Vietnam berada pada USD 9.250 per ton.
Dilansir dari Agriculture and Environment Newspaper Vietnam, 2025 menjadi tahun yang paling sukses bagi negara bagian Espírito Santo di Brasil untuk ekspor lada. Nilai ekspor untuk negara bagian tersebut telah mencapai USD 269,3 juta dan hal itu jauh melampaui USD 163,1 juta dari tahun 2024. Rekor tertinggi dicapai pada 2022, ketika Espírito Santo meraih jumlah ekspor sebanyak USD 181,9 juta.
Negara bagian Espírito Santo saat ini menyumbang 65% dari total ekspor lada hitam Brasil. Terdapat dua faktor utama yang menyebabkan kenaikan pertumbuhan ini. Pertama adalah peningkatan produksi lada dan kedua adalah harga lada internasional yang tinggi.
Kenaikan pesat Espírito Santo di industri lada adalah kisah yang luar biasa, kata Menteri Pertanian negara bagian tersebut, Enio Bergoli. Dari posisi kedua setelah negara bagian Pará, Espírito Santo kini menyumbang sekitar 65% dari produksi lada Brasil, peningkatan sepuluh kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
Tujuan selanjutnya adalah untuk meningkatkan nilai tambah produk. Dikarenakan sebagian besar lada yang diekspor saat ini dijual ke Vietnam untuk diolah, sebelum diekspor ke pasar utama seperti AS.
Harga lada dunia pada hari ini, 14 Oktober 2025 secara umum tidak berubah dibandingkan dengan hari kemarin.

