Riau, mediaperkebunan.id – Harga TBS kelapa sawit petani mitra plasma provinsi Riau untuk periode 24 Desember 2025 – 13 Januari 2026 telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau. Berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim, harga TBS pada periode ini mengalami kenaikan.
Harga TBS kelapa sawit petani mitra plasma provinsi Riau periode 24 Desember 2025 – 13 Januari 2026 untuk usia tanam 9 tahun mengalami kenaikan sebesar 0,13% atau Rp4,54 per kg menjadi Rp3.516,32 per kg. Dilansir dari mediacenter.riau.go.id, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh kenaikan harga kernel sebanyak Rp258,23 menjadi Rp11.239,12 per kg.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga kernel,” ujar Kepala Bidang Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja.
Kemudian harga cangkang untuk satu bulan ke depan mengalami kenaikan menjadi Rp20,29 per kg. Sementara itu harga penjualan CPO minggu ini turun menjadi Rp14.216,81. Untuk indeks K satu bulan ke depan ditetapkan 93,37 persen.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau untuk periode 24 Desember 2025 – 13 Januari 2026:
- Umur 3 Th (Rp 2.704,45 per kg);
- Umur 4 Th (Rp 3.071,23 per kg);
- Umur 5 Th (Rp 3.256,66 per kg);
- Umur 6 Th (Rp 3.399,34 per kg);
- Umur 7 Th (Rp 3.471,88 per kg);
- Umur 8 Th (Rp 3.512,96 per kg);
- Umur 9 Th (Rp 3.516,32 per kg);
- Umur 10-20 Th (Rp 3.496,91 per kg);
- Umur 21 Th (Rp 3.441,16 per kg);
- Umur 22 Th (Rp 3.387,51 per kg);
- Umur 23 Th (Rp 3.330,43 per kg);
- Umur 24 Th (Rp 3.267,77 per kg);
- Umur 25 Th (Rp 3.197,42 per kg);

