Jakarta, mediaperkebunan.id — PT Tera Data Indonusa Tbk (IDX: AXIO) melalui brand Axioo memperkuat langkah di industri Artificial Intelligence (AI) Indonesia melalui kolaborasi strategis bersama PT Primacom Interbuana untuk pengembangan solusi AI enterprise berbasis infrastruktur lokal.
Langkah ini dinilai membuka peluang pemanfaatan AI di berbagai sektor industri nasional, termasuk industri perkebunan dan sawit yang saat ini terus bergerak menuju transformasi digital.
Presiden Direktur Axioo Indonesia Michael Sugiarto mengatakan kebutuhan AI kini tidak lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi kebutuhan bisnis berbagai sektor industri.
“AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bisnis hari ini. Kami melihat adanya kebutuhan besar akan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan enterprise Indonesia, memiliki kontrol data yang lebih baik, serta didukung infrastruktur lokal yang kuat,” ujar Michael dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Melalui kerja sama ini, Axioo dan Primacom mengembangkan platform Enterprise AI yang dapat terintegrasi dengan database perusahaan, dokumen internal, hingga workflow bisnis. Sistem tersebut dinilai berpotensi mendukung efisiensi operasional industri berbasis data, termasuk sektor perkebunan.
Dalam industri sawit, pemanfaatan AI berpotensi digunakan untuk analisis produktivitas kebun, efisiensi rantai pasok, pengelolaan data operasional, hingga market intelligence berbasis data secara real time.
Axioo juga memperkenalkan lini solusi AI mulai dari AI PC, AI Workstation, hingga AI Server untuk kebutuhan enterprise dan data center dengan dukungan teknologi AMD, Intel, dan NVIDIA.
Michael menambahkan, penguatan infrastruktur AI lokal juga menjadi bagian penting dalam mendukung kedaulatan data nasional di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi AI di Indonesia.
“Kami percaya masa depan AI tidak hanya dimiliki oleh perusahaan global. Indonesia juga harus memiliki kapabilitas, infrastruktur, dan platform AI sendiri yang dibangun untuk kebutuhan lokal,” katanya.

