2nd T-POMI
2023, 25 Agustus
Share berita:

Jakarta, mediaperkebunan.id – Program energi baru terbarukan khususnya mandatori biodiesel telah dicanangkan oleh pemerintah semenjak satu dekade terakhir. Penggunaan bauran biodiesel dengan minyak solar ini dinilai membawa banyak manfaat dari aspek lingkungan, ekonomi, dan kesehatan kepada masyarakat.

Upaya mempromosikan manfaat biodiesel dilakukan oleh Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) kepada pramuka peserta Raimuna Nasional XII Tahun 2023 yang dibuka oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin.

APROBI menggelar Sosialisasi Biodiesel dan Sawit yang berlangsung dari 15-19 Agustus 2023. Beragam kegiatan dilakukan seperti pembekalan materi mengenai bahan bakar nabati bioiesel dan pengetahuan tentang sawit, diskusi, demo pembuatan biodiesel, dan kuis.

“Sosialisasi biodiesel dan sawit ini diikuti oleh 3.112 pramuka selama empat hari kegiatan berlangsung. Promosi biodiesel dan sawit kepada Pramuka sangat penting dilakukan untuk mendistribusikan informasi positif dan mencegah meluasnya isu negatif di masyarakat,” urai Paulus Tjakrawan, Ketua Umum APROBI.

Sosialisasi biodiesel dan sawit  ini merupakan inisiatif APROBI yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Rangkaian kegiatan sosialisasi ini melibatkan asosiasi kelapa sawit lainnya seperti GAPKI, APKASINDO, APOLIN, dan MAKSI yang menjadi narasumber pendamping untuk memberikan penjelasan secara detail atas pertanyaan-pertanyaan peserta yang cukup kritis dalam setiap sesinya.

Sebagai informasi Raimuna Nasional XII dihadiri Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang berusia antara 16-25 tahun dari seluruh Indonesia dengan total peserta sebanyak 13.549 Pramuka.

Paulus Tjakrawan menjelaskan bahwa penyebaran informasi positif sawit sangat efektif dilakukan di Raimuna Nasional karena mengajak peserta untuk berpikir komprehensif dan konstruktif berkaitan kontribusi sawit maupun biodiesel bagi Indonesia.

“Pramuka yang juga bagian generasi milenial perlu mendapatkan informasi yang benar tentang kelapa sawit. Sosialisasi ini mendapatkan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang memiliki program promosi sawit,” jelas Paulus.

Baca Juga:  TAHUN 2017 PENYALURAN DANA SAWIT UNTUK BIODIESEL DIPERKIRAKAN RP11 TRILIUN

Rahayu Dwi Mampuni, Koordinator Kegiatan Sosialisasi Biodiesel dan Sawit, menjelaskan bahwa acara ini juga melibatkan enam peserta Pramuka sebagai tutor untuk membantu menyampaikan materi mengenai bahan bakar nabati biodiesel dan juga sawit, kepada peserta Raimuna.

“Antusiasme peserta sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini, banyak diantara mereka yang mengharapkan agar kadar pencampuran biodiesel bisa terus dikembangkan setelah mengetahui manfaat positif dari penggunaan bahan bakar nabati jenis biodiesel yang ternyata sudah dijalankan sejak lama di Indonesia,” tambah Rahayu.

Awi, Kontingen Raimuna dari Sulawesi Utara mengapresiasi sosialisasi  biodiesel yang memberikan informasi baru terkait penggunaan sawit dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya baru paham bahwa banyak hal tentang kelapa sawit yang bukan saja  dipakai untuk minyak goreng. Melainkan digunakan untuk produk lain mulai dari bangun tidur sampai tidur  lagi. Manfaat dan pemakaian   sawit banyak sekali untuk kita,” jelasnya.

Humaira Azka Salsabila, Peserta Raimuna Nasional dari Kwarda DKI Jakarta mengakui Kegiatan APROBI di Raimuna Nasional XII pada tahun ini sangat inspiratif untuk mendorong pengembangan dan penerapan biofuel di Indonesia. Dari berbagai diskusi dan presentasi, terlihat betapa kolaborasi antara produsen biofuel menjadi kunci dalam mencapai tujuan berkelanjutan.

“Saya berharap adanya kolaborasi yang erat untuk meningkatkan penelitian, inovasi, dan kesadaran terhadap keunggulan biofuel dalam mengurangi dampak negatif lingkungan dan ketergantungan pada bahan bakar fosil,” harap Humaira.

Salah seorang pembicara, Akhmad Indradi, Wasekjen Bidang Penelitian dan Pengembangan Apkasindo, menyatakan sosialisasi biodiesel dan sawit membantu kampanye positif sawit kepada generasi milenial.

“Kegiatan Aprobi yang melibatkan petani kelapa sawit sangat penting mendukung kampanye positif kelapa sawit sejak usia dini. Ini kesempatan bagus untuk menyampaikan manfaat sawit juga biodiesel kepada peserta Raimuna Nasional XII,” pungkas Akhmad.

Baca Juga:  Bersinergi Dorong Program PSR