Medan, mediaperkebunan.id – Pada pekan pertama Juli 2025 ini, harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau palm kernel (PK) yang diproduksi dari hasil pengolahan tandan buah segar (TBS) milik para petani mitra plasma di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami penguatan.
Penguatan tersebut, seperti informasi yang berhasil diperoleh Mediaperkebunan.id dari pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Sumut, Kamis (3/7/2025), berlaku mulai tanggal 2 sampai 8 Juli 2025 mendatang.
Kondisi yang positif itu diperoleh berdasarkan hasil rapat Kelompok Kerja (Pokja) Teknis Tim Rumus Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Provinsi Sumut yang dipimpin oleh Prof. Ponten M Naibaho, pada hari Rabu (2/7/2025).
Merujuk pada pengumuman resmi yang dilansir oleh pihak Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Disbun Sumut diketahui kalau harga CPO mitra plasma Sumut sudah mendekati level Rp 13.500 per kilogram (Kg).
Di saat yang sama, harga penjualan PK mitra plasma Sumut berhasil menembus level Rp 10.000 per Kg. Perlu diketahui, kenaikan harga PK ini sudah terjadi sejak beberapa pekan sebelumnya.
Di samping itu, kenaikan harga PK tersebut sekaligus menjadi stabilisator atau pencegahan kejatuhan harga pembelian TBS mitra plasma Sumut sebagai dampak dari merosotnya harga penjualan CPO.
Berikut ini harga CPO dan PK per Kg produksi mitra plasma Provinsi Sumut periode 2-8 Juli 2025
- CPO : Rp 13.460,10
- PK : 10.007,13
- Indeks K :93,14 persen
Periode 25 Juni – Juli 2025
- CPO : Rp 13.434,24
- PK : Rp 9.763
- Indeks K : 92,43 persen
Periode 18-24 Juni 2025
- CPO : Rp 13.489,88
- PK : Rp 9.707,10
- Indeks K : 92,43 persen

