Jambi, mediaperkebunan.id – Menjelang akhir Agustus 2025, harga pembelian tandan buah segar (TBS) per kilogram (Kg) yang diproduksi para petani kelapa sawit mitra plasma di seluruh Provinsi Jambi terhitung masih kuat.
Dalam pengamatan Mediaperkebunan.id, rata-rata harga TBS tersebut berada di level Rp 3.000-an per Kg, kecuali untuk TBS dari usia tanam 3 tahun yang masih berkutat di level Rp 2.000-an, walau sekarang sudah berada di kisaran Rp 2.800-an per Kg.
Hal tersebut bisa terjadi karena pihak Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi memutuskan ada kenaikan terhadap harga TBS mitra plasma untuk periode 22-28 Agustus 2025.
Tetapi sayangnya, kenaikan kali ini begitu tipis, cuma naik Rp 2.06 per Kg untuk TBS dari usia tanam 10-20 tahun yang merupakan kategori premium. Akan tetapi hal itu tetap mampu membuat harga TBS dari usia tanam 10-20 tersebut berada di level Rp 3.600-an per Kg.
Jika disimak, ternyata situasi itu tercipta karena terjadinya penurunan harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar Rp 61,03, dari Rp 3.613,68 pada periode sebelumnya menjadi Rp 14.306,51 pada periode 22-28 Agustus 2025 ini.
Untung saja ada kenaikan pada harga penjualan inti sawit atau palm kernel (PK) sebanyak Rp 293,03, dari semula sebesar Rp 12.762,29 menjadi sebesar Rp 13.055,59 pada periode akhir Agustus 2025 ini.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Jambi untuk periode 22 – 28 Agustus 2025 :
3 tahun Rp 2.811,21
4 tahun Rp 3.013,32
5 tahun Rp 3.151,05
6 tahun Rp 3.282,00
7 tahun Rp 3.364,68
8 tahun Rp 3.437,27
9 tahun Rp 3.504,29
10-20 tahun Rp 3.615,74 (sebelumnya Rp 3.613,68. Naik Rp 2.06)
21-24 tahun Rp 3.509,33
25 tahun Rp 3.352,69
CATATAN:
CPO : Rp 14.306,51 (sebelumnya Rp 14.367,81. Turun Rp 61,03)
PK : Rp 13.055,59 (sebelumnya Rp 12.762,29. Naik Rp 293,03)
Indeks K: 94,67 persen (tetap)

