Jakarta, mediaperkebunan.id – Sepanjang bulan Juli lalu, harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global dan domestik mengalami kenaikan yang signifikan, yakni berada di kisaran RM 4.100 per ton.
Bahkan kini di awal Agustus 2025, merujuk pada laman tradingeconomics.com yang dikutip mediaperkebunan.id, Selasa (5/8/2025), harga CPO sudah tembus di atas RM 4.200 per ton.
Nampaknya situasi di pasar global tersebut dipantau oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam hal ini terutama sekali terkait dengan kebijakan penetapan harga indeks pasar (HIP) bahan bakar nabati (BBN) jenis biodiesel untuk periode Agustus 2025 yang ditetapkan naik sebanyak Rp 637 per liter bila dibandingkan periode bulan Juli 2025.
Perlu diketahui bahwa penetapan HIP BBN jenis biodiesel ini merupakan pelaksanaan dari program mandatori sesuai ketentuan pasal 18 ayat (3) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan.
“Maka dengan ini kami sampaikan bahwa besaran konversi CPO menjadi biodiesel adalah sebesar USD 85 per metrik ton (MT),” kata Eniya Listiani Dewi selaku Direktur Jenderal (Dirjen) EBTKE Kementerian ESDM dalam sebuah keterangan resmi.
Dengan demikian, sesuai data yang ada pada mediaperkebunan.id, besaran konversi USD 85 per ton tersebut masih sama dengan besaran konversi pada periode Juli yang lalu.
Selanjutnya, tutur Eniya Listiani Dewi, untuk HIP BBN biodiesel periode Agustus 2025 sebesar Rp 13.527 per liter ditambah ongkos angkut yang berlaku efektif pada tanggal 1 Agustus 2025.
Untuk penetapan ongkos angkut, Eniya Listiani Dewi bilang penetapan besarannya diputuskan berdasarkan ketentuan yang ada pada kampiran I Keputusan Menteri ESDM Nomor 153.K/EK.05/DJE/2024.
“Adapun besaran HIP BBN jenis biodiesel dimaksud dihitung berdasarkan ketentuan Diktum kesatu Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang HIP BBN Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Minyak Solar,” ucap Eniya Listiani Dewi.
Berikut HIP BBN jenis biodiesel per liter (ditambah ongkos angkut) untuk periode Agustus 2025:
- Biodiesel : Rp 13.527 (sebelumnya Rp 12.874. naik Rp 637)
- Rata-rata CPO PT KPBN : Rp 14.166 (sebelumnya Rp 13.412. Naik Rp 754)
- Biaya konversi CPO ke Biodiesel : USD 85 per metrik ton (tetap)
- Konversi nilai kurs USD BI: Rp 16.263 (sebelumnya Rp 16.303. Turun Rp 40)

