BENGKULU, mediaperkebunan.id – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan, dan PT Citra Widya Education (PT CWE) menggelar Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit dan Pelatihan Teknis Panen & Pasca Panen di Provinsi Bengkulu.
Dalam program Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2024, diikuti 88 petani kelapa sawit dari Kabupaten Bengkulu Utara. Pelatihan ini menjadi bagian dari 14 lembaga penyelenggara pelatihan lainnya yang secara serempak untuk pengembangan sumber daya manusia kelapa sawit ini, dengan total peserta petani kelapa sawit sebanyak 6.437 orang.
Deputi Direktur PT Citra Widya Education, Ahmad Mahfud, S.T., M.T. menyampaikan, peran kelapa sawit sangat penting di Indonesia karena hasil tanaman atau produksinya yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dalam bidang pangan, kesehatan, alternatif sumber energi.
Oleh karena itu, kata Ahmad Mahfud, industri ini perlu diberikan perhatian dan dukungan untuk perkembangan dan peningkatan produksi kelapa sawit, serta menuju kondisi sustainability (berkelanjutan) yang lebih baik.
“Kita semua perlu bergandengan tangan, bekerjasama, dan saling dukung untuk kemajuan kelapa sawit Indonesia,” ujar Ahmad Mahfud
Salah satu bukti kerjasama yang dijalankan adalah program pengembangan pelatihan sumber daya manusia kelapa sawit, yang terdiri dari dua jenis program yaitu pelatihan untuk pekebun sawit, dan beasiswa pendidikan untuk para generasi muda.
Ahmad Mahfud juga menyampaikan gambaran tentang dua topik pelatihan yang akan dilaksanakan di Provinsi Bengkulu. Kedua materi tersebut bertujuan untuk memberikan peningkatan, penguatan dan menjaga produktivitas kelapa sawit dengan menerapkan teknis budidaya yang tepat dan efektif mulai dari persiapan benih hingga pemanenan kelapa sawit.
“Saya berharap dari pelatihan ini para petani kelapa sawit dapat menambah kompetensinya, sehingga dapat menjaga serta meningkatkan kualitas dan kuantitas Crude Palm Oil (CPO) dengan mulai memperhatikannya dari masa budidaya kelapa sawit di perkebunan,” papar Ahmad Mahfud.
Sekretaris Dinas Perkebunan Bengkulu Utara Hardiantoni, S.H, dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini sangat penting diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di masa yang akan datang.
“Maka Bapak dan Ibu petani juga diharapkan dapat fokus memperhatikan dan mengikuti pelatihan ini agar nantinya ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di perkebunan masing-masing dan dibagikan ke para petani lain yang belum bisa mengikuti pelatihan ini,” Hardiantoni.
Menurut Hardiantoni, para petani umumnya masih menerapkan teknis budidaya yang kurang tepat, seperti dalam hal jarak tanam, cara penanaman dan pemeliharaan.
Untuk itu, Hardiantoni berharap para petani bisa mendapatkan ilmu dari para pemateri yang kompeten dan bisa aktif bertanya selama pelatihan tentang hal-hal yang selama ini belum diketahui, sehingga nantinya bisa bermanfaat untuk seluruh petani kelapa sawit.
Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, M. Rizon, S.Hut., M.Si.
Dalam sambutannya M. Rizon mengatakan, luas lahan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Bengkulu mencapai 413.950 hektare (ha), dan 77 persen yaitu 319.000 ha adalah lahan kelapa sawit rakyat.
‘Namun petani kelapa sawit tersebut masih banyak yang belum mengetahui teknis budidaya dan panen yang tepat sehingga pelatihan ini akan sangat penting dan bermakna bagi para petani kelapa sawit,” ujar M. Rizon.
Berdasarkan kondisi di lapangan, menurut M. Rizon, bahkan beberapa petani menanam kelapa sawit bersamaan dengan jenis tanaman lainnya. Padahal sawit merupakan tanaman monokultur, sehingga hal ini berdampak pada produksi CPO yang dihasilkan menjadi tidak maksimal.
Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Bengkulu, selama lima hari sejak 15 – 19 Juli 2024. Pembukaan dihadiri Deputi Direktur PT Citra Widya Education Ahmad Mahfud, S.T., M.T., Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara yang diwakili Sekretaris Dinas Hardiantoni, S.H, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, M. Rizon, S.Hut., M.Si.

