Bandung, mediaperkebunan.id – Dalam rangkaian hari ketiga 3rd Technology & Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2025, Antony Rajannathan, Head of Biopolymer Technologies LTD, memperkenalkan teknologi mutakhir bernama Biomicrogel sebuah inovasi biopolimer berbasis limbah pertanian yang diklaim mampu meningkatkan produktivitas industri kelapa sawit secara signifikan tanpa memerlukan investasi modal besar (CAPEX).
“Biomicrogel adalah solusi praktis dan hijau untuk mengurangi oil losses serta meningkatkan OER (Oil Extraction Rate) secara nyata, bahkan hingga lebih dari 2%,” ujar Antony (10/07/2025).
Biomicrogel adalah biopolimer yang berasal dari serat apel, serat bit, dan selulosa food-grade. Bekerja seperti pektin, biopolimer ini membentuk lapisan nano pada partikel sludge yang membantu mempercepat pelepasan minyak yang terperangkap sehingga lebih banyak minyak dapat diambil dari sludge underflow. Teknologi ini bekerja optimal pada proses klarifikasi minyak di CST/VCT tanpa mengganggu karakteristik minyak sawit.
“Produk ini telah terbukti aman dan ramah lingkungan, larut dalam air panas maupun dingin, dan telah lulus berbagai uji laboratorium independen di Indonesia dan Malaysia,” ungkap Antony.
Manfaat Biomicrogel di Pabrik Kelapa Sawit
Teknologi Biomicrogel memberikan beragam manfaat langsung bagi pabrik, antara lain:
1. Peningkatan Efisiensi Ekstraksi
- Target peningkatan OER lebih dari 2% (atau +0,4 p.p.)
- Efektivitas tertinggi dicapai jika TBS (Tandan Buah Segar) memiliki tingkat kematangan di atas 50%
- Mengurangi kadar FFA dan kadar air dalam CPO
2. Tidak Perlu Perubahan Proses Produksi
- Tidak memerlukan modifikasi besar atau perombakan proses
- Biaya implementasi dan operasional rendah
- Tidak mengubah kualitas minyak sawit
3. Efisiensi Energi dan Air
- Mengurangi konsumsi air di tangki COT hingga 50%
- Mengurangi kandungan emulsi dan minyak dalam underflow hingga 10%
- Bekerja efektif pada suhu hingga 120°C
4. Nilai Tambah Ekonomi
- Memberikan Economic Value Added (EVA) hingga 30%
- Tidak membutuhkan investasi modal tambahan
- Cocok untuk pabrik skala kecil hingga besar
Tahapan Implementasi
Dalam komitmennya, Biopolymer Technologies LTD menyediakan stasiun dosis Biomicrogel secara gratis serta mendampingi implementasi selama 6 minggu melalui empat tahapan:
- Pra-Implementasi: Penilaian kondisi pabrik, rekomendasi optimalisasi proses, dan penyusunan SOP.
- Instalasi & Kalibrasi (14 Hari): Perakitan stasiun dosis BMG, kalibrasi flowmeter, dan pengumpulan data baseline.
- Dosis BMG (14 Hari): Injeksi Biomicrogel ke DCO dan pencatatan hasil harian.
- Evaluasi (14 Hari): Monitoring hasil dan evaluasi akhir peningkatan OER serta dampak lainnya.
Dengan pendekatan teknis yang sederhana, efisien, dan berbasis sains, Biomicrogel hadir sebagai salah satu solusi nyata untuk mengatasi tantangan efisiensi dalam industri sawit modern.
“Tanpa perlu CAPEX tambahan, teknologi ini dapat mengurangi kehilangan minyak di sludge, meningkatkan OER, serta menjaga kualitas minyak sawit tetap unggul,” tutup Antony.

