Ketapang, Media Perkebunan.id
Adat Istiadat, Seni dan Budaya Dayak hampir disemua provinsi di Pulau Kalimantan relatif masih eksis hingga saat ini. Hal ini dikarenakan para pemuka Adat serta Tokoh Seni dan Budaya Dayak yang terus menjaganya dengan baik, meskipun banyak para pendatang baik domestik mapun mancanegara ke Pulau Borneo ini. Apalagi sekarang arus informasi begitu luas dan bahkan tanpa batas, yang boleh jadi mempengaruhi perubahan gaya hidup masyarakat. Kondisi ini tentunya menjadi suatu hal yang sangat baik, terlebih jika para pendatang ikut berpartisipasi merawat dan memelihara Adat, Seni, dan Budaya Dayak.
Beroperasinya perusahaan perkebunan kelapa sawit kerap berlokasi di remote area di Pulau Kalimantan, dimana wilayah tersebut masih banyak menyimpan adat istiadat daerah dengan baik. Sebab itu kearifan lokal mesti tetap dijaga. Lantaran beroperasi di wilayah yang masih memegang adat yang kuat, maka itu salah satu perkebunan kelapa sawit nasional Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group ikut mendukung dan berpartisipasi dalam melestarikan serta mensosialisasikan kearifan lokal tersebut kepada karyawan.
Salah satunya, baru-baru ini anak usaha dari BGA Group yakni PT Agriplus, melalui program CSR nya pada Sabtu 12 September 2020 lalu di Dusun Penyiuran, Desa Riam Batu Gading Kec. Marau, Kab. Ketapang, Kalimantan Barat melaksanakan perbaikan dan pembersihan halaman rumah adat setempat. Kegiatan perbaikan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya pihak Pengurus Desa, Pemerintah Kabupaten, Masyarakat dan Perusahaan. Peran perusahaan sendiri yakni melakukan pembersihan pekarangan rumah adat menggunakan alat berat, dikarenakan terdapat tunggul bekas tebangan pohon besar sehingga tidak dapat dibersihkan secara manual.
Seusai dilakukan perbaikan dan pembersihan halaman rumah adat, Bupati Ketapang Martin Rantan meresmikan rumah adat yang baru direnovasi tersebut, didampingi oleh Pj. Kades Riam Batu Gading, Esai Londong. Hadir juga pada kesempatan tersebut yakni Camat Marau, Kadis PMD, Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan, Kadis Disbudparpora, Kadis Distanakbun.
Rumah adat ini rencananya akan diisi dengan berbagai kegiatan adat istiadat oleh masyarakat setempat. Sehingga diharapkan dengan demikian Rumah Adat menjadi wahana mempertahankan, mengembangkan adat dan kebudayaan secara arif dan bijaksana. Selain itu, pada acara ini juga dilakukan pemberian bantuan benih padi kepada kelompok tani oleh Kadis Distanakbun.