Blitar, mediaperkebunan.id – Komitmen pemerintah dalam memperkuat swasembada gula nasional terus diperkuat melalui pengembangan benih tebu unggul berkualitas. Salah satu langkah strategis tersebut terlihat dari sinergi Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perbenihan Direktorat Jenderal Perkebunan bersama CV Lang Buana dalam menyiapkan benih unggul varietas AAS AGRIBUN untuk mendukung program Bongkar Ratoon (BR) di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Sejak dimulai pada November 2025, proyek pembangunan Kebun Benih Dasar (KBD) di Kabupaten Blitar kini telah memasuki masa panen dan siap didistribusikan kepada petani. Program ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan produktivitas tebu nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan energi berbasis gula nasional.
Lahan KBD yang dikembangkan mencapai 250 hektare yang tersebar di 54 titik lokasi di wilayah Kabupaten Blitar. Seluruh areal tersebut telah melalui proses sertifikasi ketat dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Provinsi Jawa Tengah guna memastikan kemurnian varietas dan kualitas benih yang dihasilkan.
Dari total luasan tersebut, varietas AAS AGRIBUN mendominasi dengan luas mencapai 219 hektare, sedangkan varietas Bululawang dikembangkan di lahan seluas 31 hektare. Produksi benih dari lahan tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan Program Bongkar Ratoon seluas 1.500 hektare di tingkat petani.
Wawan dari CV Lang Buana menjelaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata dalam memastikan petani memperoleh akses terhadap benih unggul yang berkualitas dan bersertifikat.
Sebagai tanda dimulainya distribusi benih kepada petani, rencananya akan digelar kegiatan Tanam Perdana Secara Simbolis pada 20 Mei 2026. Acara tersebut dijadwalkan dihadiri langsung oleh Bupati Blitar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blitar.
Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya distribusi besar-besaran benih unggul kepada petani guna mendukung peningkatan produktivitas tebu nasional. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan perbenihan, dan petani dalam mempercepat pengembangan industri gula nasional.
Varietas AAS AGRIBUN sendiri merupakan salah satu varietas tebu unggul baru yang dilepas Kementerian Pertanian pada tahun 2018. Varietas ini dihasilkan melalui mutasi BL dengan EMS dan dikenal memiliki produktivitas tinggi, terutama untuk pengembangan di lahan kering.
Keunggulan utama AAS AGRIBUN terletak pada produktivitasnya yang mampu mencapai lebih dari 100 ton per hektare. Bahkan dalam beberapa pengujian, varietas ini mampu menghasilkan rata-rata produksi hingga 120–200 ton per hektare dengan potensi rendemen berkisar 10–11 persen.
Selain itu, varietas ini juga memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi kekeringan. Kemampuan pembentukan tunas yang tinggi membuat AAS AGRIBUN sangat cocok digunakan pada program Bongkar Ratoon maupun pengembangan perkebunan tebu di lahan kering.
“Varietas AAS AGRIBUN memiliki pertumbuhan tunas yang sangat baik dan lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa varietas ini dipilih untuk mendukung pengembangan tebu rakyat,” jelas Wawan.
Keunggulan lainnya adalah ketahanan terhadap hama dan penyakit. Varietas ini diketahui lebih toleran terhadap serangan penggerek batang serta penyakit luka api yang selama ini menjadi tantangan utama dalam budidaya tebu.
Dari sisi fisik tanaman, varietas AAS AGRIBUN memiliki batang berwarna ungu kecokelatan hingga ungu tua dengan ruas yang terlihat jelas. Pertumbuhannya cenderung membentuk rumpun rapat dengan jumlah batang yang banyak, sejalan dengan karakteristik kemampuan bertunas tinggi yang dimilikinya. Daunnya berwarna hijau tegak dengan lebar optimal untuk mendukung proses fotosintesis.
“Dalam praktik perbenihan, varietas ini banyak digunakan CV Lang Buana dalam program KBD untuk memastikan ketersediaan benih berkualitas bagi petani tebu,” ungkapnya. Menurut Wawan, penggunaan benih unggul bersertifikat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Dengan dukungan benih unggul AAS AGRIBUN, program Bongkar Ratoon diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tebu nasional secara signifikan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung target swasembada gula nasional dan memperkuat keberlanjutan industri gula Indonesia di masa mendatang.

