Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Tampaknya ada perbedaan nasib antara penetapan jumlah harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mitra plasma dan mitra swadaya di Provinsi Riau untuk periode 19-25 Maret 2O25.
Di samping itu, seperti informasi yang dihimpun oleh Mediaperkebunan.id, Rabu (19/3/20259, perbedaan juga terjadi pada besaran jumlah harga penjualan inti sawit atau palm kernel mitra plasma dan swadaya untuk periode yang sama.
Tidak heran kalau perbedaan nasib di atas turut memengaruhi besaran penatapan harga pembelian tandan buah segar (TBS) mitra plasma dan mitra swadaya seperti yang diumumkan oleh pihak Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau.
Bayangkan, untuk harga CPO mitra plasma diketahui mengalami kenaikan sebesar Rp 115,02 per kilogram (Kg), sehingga menjadikannya menguat di level Rp 15.057,88.
Untuk harga penjualan PK mitra plasma periode ini ditetapkan sebesar Rp 12.854,26, naik sebanyak Rp 719,71 dibanding periode lalu yang saat itu tercatat sebesar Rp 12.134,55 per Kg.
Sepintas terkesan banyak jumlah kenaikan harga PK mitra plasma Riau untuk periode ini. Tetapi nilainya justru terkesan “tidak seberapa” kalau kita bandingkan dengan kenaikan harga PK mitra swadaya.
Bayangkan, untuk periode 19-25 Maret 2025 ini harga PK naik sebanyak Rp 1.515,28 per Kg dari periode pekan lalu sebesar Rp 11.703,72 menjadi Rp 13.219 per Kg untuk periode ini.
Berikut ini harga CPO mitra plasma Provinsi Riau nomor 10 periode 19-25 Maret 2O25:
Indeks K : 92,09 persen (sebelumnya 92,89 persen, turun 0,8 persen)
BOTL : 1,39 persen (sebelumnya 1,37 persen, turun 0,02 persen)
Harga cangkang : Rp 29,33 (sebelumnya Rp 18,70, naik Rp 10,63)
Harga CPO : Rp 15.057,88 (sebelumnya Rp 14.942,68, naik Rp 115,02)
Harga Kernel : Rp 12.854,26 (sebelumnya Rp 12.134,55, naik Rp 719,71)
Berikut ini harga CPO per Kg produksi mitra swadaya Provinsi Riau nomor 10 10 periode 19-25 Maret 2O25 :
Indeks K : 97,72 persen (sebelumnya 92,67 persen, naik 5,05 persen)
BOTL : 0,39 persen (sebelumnya 0,42 persen, turun 0,03 persen)
Harga Cangkang : Rp 29,33 (sebelumnya Rp 31,25,, turun Rp 1.92)
Harga CPO : Rp 14.938,85 (sebelumnya Rp 15.030,61, turun Rp 91,76)
Harga Kernel: Rp 13.219,00 (sebelumnya Rp 11.703,72, naik Rp 1.515,28)

