Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Sepertinya ini merupakan awal Oktober 2025 yang cukup cerah seiring dengan naiknya harga pembelian tandan buah segar (TBS) untuk setiap kilogram (Kg) yang diproduksi oleh para petani kelapa sawit mitra plasma di seluruh Provinsi Riau.
Hal ini bisa diketahui dengan merujuk pada hasil rapat yang digelar oleh Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra pada Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (30/9/2025).
Hasil rapat tersebut, seperti yang berhasil dihimpun oleh Mediaperkebunan.id, dipastikan bakal berlaku mulai 1-7 Oktober 2025. Untuk harga TBS dari usia tanam 9 tahun yang merupakan kategori premium, misalnya, tercatat naik tipis sebesar Rp 16,23 per Kg.
Meskipun naik tipis untuk seluruh usia tanam, namun menguatnya harga TBS mitra plasma itu ditopang oleh penjualan dua produk TBS lainnya, yaitu kenaikan harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) serta inti sawit atau palm kernel (PK).
Terungkap kalau harga CPO naik tipis sebesar Rp 7,14 per Kg, dari sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 14.574,47, lalu menguat menjadi Rp 14.581,61 per Kg yang berlaku sepanjang pekan pertama Oktober 2025.
Di saat yang sama, harga penjualan PK mitra plasma di Provinsi Riau melonjak sebanyak Rp 313,68, dari sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 13.694,31 menjadi Rp 14.007,99 yang berlatih selapa periode 1-7 Oktober 2025.
Berikut ini penetapan harga TBS mitra plasma Riau nomor 35 periode 1 – 7 Oktober 2025 :
- Umur 3 tahun Rp 2.855,17
- Umur 4 tahun Rp 3.230,71
- Umur 5 tahun Rp 3.422,16
- Umur 6 tahun Rp 3.570,28
- Umur 7 tahun Rp 3.647,87
- Umur 8 tahun Rp 3.690,88
- Umur 9 tahun Rp 3.695,92 (Naik Rp 16,23)
- Umur 10-20 tahun Rp 3.676,83
- Umur 21 tahun Rp 3.620,03
- Umur 22 tahun Rp 3.565,82
- Umur 23 tahun Rp 3.507,67
- Umur 24 tahun Rp 3.444,06
- Umur 25 tahun Rp 3.372,38
CATATAN:
- CPO : Rp 14.581,61 (sebelumnya Rp 14.574,47. Naik Rp 7,14)
- PK : Rp 14.007,99 (sebelumnya Rp 13.694,31. Naik Rp 313,68)
- Cangkang : Rp 17,38 (tetap)
- Indeks K : 92,75 persen (tetap)
- BOTL : 1,31 persen (tetap)

