Jakarta, mediaperkebunan.id – PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) meraih penghargaan Best Stock Awards 2025 dalam kategori Sektor Konsumen Primer Mid Cap. Perusahaan sawit ini dinilai karena keberbasilan implementasi program keberlanjutan dengan kinerja keuangan perusahaan.
“Penghargaan ini adalah bukti dari dedikasi dan komitmen kami untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan kami, meskipun di tengah tantangan ekonomi global yang tidak mudah,” ungkap VP of Investor Relation and Public Affairs Astra Agro Fenny Sofyan dalam keterangannya, Rabu (26/2/2025).
Fenny mengatakan, Astra Agro berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja di industri kelapa sawit, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang tinggi dengan penerapan ketat Good Corporate Governances (GCG).
Astra Agro, lanjut Fenny, selalu berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam menjalankan bisnis perkebunan kelapa sawit. Komitmen tersebut tertuang dalam Sustainability Aspiration 2030 yang telah diterbitkan sejak 2022.
Fenny menuturkan, Astra Agro mengimplementasikan program Triple-P Roadmap strategi yang mencakup Portfolio, People, dan Public Contribution. Emiten dengan kode saham AALI itu meyakini prinsip-prinsip berkelanjutan dapat berjalan seiringan dengan target-target perusahaan.
Salah satunya penggunaan pupuk organic ASTEMIC (Astra Efficient Microbes) yang mampu mengurangi emisi gas rumah kaca.
“Pupuk ini merupakan hasil dari pengembangan praktik pertanian berkelanjutan yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik dengan meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi tanpa resiko negatif pada produktivitas tanaman kelapa sawit,” jelas Fenny.
Inovasi ini, kata Fenny, sejalan dengan sustainability development goals yaitu Penanganan Perubahan Iklim, dan Astra Agro Sustainability Aspiration pada pilar “Portfolio”.
Dalam roadmap public contributions Astra Agro juga terlibat langsung kepada masyarakat melalui tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) melalui empat pilar utama yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan, sesuai dengan misi sejahtera bersama bangsa.
Perseroan juga berupaya untuk mencatatkan #ZeroAccident pada 2025 dengan berkomitmen untuk mengimplementasikan safety culture pada operasional keseharian.
Hal itu, kata Fenny, pun sejalan dengan Astra Agro Sustainability Aspirations 2030 pada pilar poeple yang dilakukan dengan membangun komitmen, kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja.
“Praktik prinsip-prinsip keberlanjutan tersebut secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam menopang kinerja Perseroan,” jelas Fenny.
Sepanjang tahun lalu, Fenny menyebutkan, AALI mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp 21,81 triliun, naik 5,15 persen secara tahunan dari Rp 20,74 triliun di tahun 2023. Adapun laba bersih perseroan mengalami kenaikan sebesar 8,7 persen menjadi Rp1,15 triliun year on year.
Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito mengatakan, laporan Keberlanjutan menjadi salah satu faktor utama penilaian merefleksikan fundamental serta potensi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Selain itu, emiten yang tidak pernah atau tidak sedang memiliki mengalami masalah gagal bayar atau hukum berdasarkan keputusan resmi dalam tiga tahun terakhir.
Best Stock Awards 2025 menilai 947 emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melalui serangkaian seleksi yang ketat.
Proses seleksi ini melibatkan berbagai indikator seperti pertumbuhan pendapatan dan laba, margin laba kotor, arus kas operasional, serta rasio valuasi dan likuiditas saham. Semua perusahaan yang terpilih telah melewati kriteria penilaian yang ketat dan terbukti berkinerja unggul.
“Kami berharap Best Stock Awards 2025 dapat menjadi referensi bagi investor dalam mengidentifikasi saham-saham berkualitas yang berpotensi terus tumbuh, bahkan saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil,” ujar Pemimpin Redaksi Investortrust.id Primus Dorimulu.

