Jakarta, mediaperkebunan.id – Jika tidak ada arah melintang, Pemerintah Indonesian akan membuat aren dari berbagai daerah naik kelas dan menyandang status sebagai sumber energi alternatif berupa bioetanol.
Tekad tersebut, seperti di kutip Media Perkebunan dari laman forest insight, Selasa (17/12/2024), terungkap saat Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni berada di Kabupaten Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada akhir pekan lalu.
Di sana politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meninjau proses penyadapan nila aren dan produksi gula semut di Yayasan Masarang di bawah bimbingan konservasionis dan ahli mikrobiologi Dr Willie Smits.
Saat itu Menhut di dampingi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko, serta Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Hidup (PSKLH) Mahfudz.
Raja Juli Antoni mengatakan, Pemerintah tengah menyiapkan kawasan hutan untuk pengembangan bioetanol sebagai upaya mendukung target Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat serta swasembada pangan dan energi.
“Saya sebagai pembantu Pak Presiden Prabowo, beliau pernah melakukan janji politik, ada 2 juta hektar (Ha) untuk bioetanol, untuk ketahanan energi. Sebagai pembantu, akan menyiapkan kawasan hutan kita untuk bioethanol dari aren,” ujar Menhut Raja Antoni.
Dia menyebut peninjauan itu di lakukan sebagai upaya mendukung target Presiden Prabowo dalam mensejahterakan masyarakat maupun swasembada pangan dan energi.
“Salah satu yang di utamakan oleh Pak Presiden Prabowo dan Mas Gibran Rakabuming adalah bagaimana masyarakat sejahtera, kami di Kementerian Kehutanan pada saat ini sedang giat-giatnya mencoba mengidentifikasi komoditas apa yang memang bisa membantu untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Presiden Prabowo di ketahui menargetkan 2 juta hektare lahan hutan aren untuk swasembada energi. Menhut Raja Antoni memastikan pihaknya akan menyiapkan kawasan hutan untuk mendukung target tersebut.
Langkah itu di ambil karena potensi aren sendiri tidak hanya terbatas pada pangan, tetapi juga meluas ke sektor energi. Nira aren dapat di fermentasi menjadi bioethanol yang merupakan energi terbarukan.
Menhut Raja Antoni mengatakan pihaknya juga tengah mengkaji untuk terus memperluas agar menjadi hutan cadangan pangan. Ia menyebut akan terus bekerjasama dengan semua pihak.

