Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Para petani kelapa sawit mitra swadaya di berbagai kabupaten dan kota Provinsi Riau tampaknya harus semakin bersabar saat memasuki pekan yang ketiga di bulan Januari 2025 ini.
Pasalnya, bila menilik dari pengumuman pihak Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Selasa (14/1/2025), harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi petani sawit mitra swadaya tetap tak kunjung membaik.
Bahkan, berdasarkan informasi yang berhasil di himpun oleh Media Perkebunan, harga TBS mitra swadaya anjlok sebanyak Rp 179,32 atau nyaris Rp 180 per kilogram (Kg) untuk usia tanam 9 tahun.
Harga TBS mitra swadaya dari usia tanam lainnya sudah tentu ikut merosot juga. Semua ini merupakan dampak negatif dari gonjang-ganjing harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), baik di pasar domestik maupun global, pada pekan lalu
Gambaran akan buramnya harga CPO tersebut bisa juga di lihat dari hasil tender harga CPO yang di selenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) serta hasil lelang yang di umumkan juga oleh pihak Kementerian Perladangan dan Komoditi (KPK) Malaysia
Perlu di ketahui bahwa Indonesia dan Malaysia adalah dua negara yang menjadi produsen CPO terbanyak di dunia. Dengan demikian, dinamika harga minyak sawit di pasar global akan terasa gelombang atau denyutnya hingga ke para petani sawit di dua negara bertetangga ini.
Harga TBS Mitra Swadaya Riau
Berikut penetapan harga TBS mitra swadaya di Provinsi Riau pada periode 15-21 Januari 2025:
- Umur 3 tahun Rp 2.656,45
- Umur 4 tahun Rp 2.965,29
- Umur 5 tahun Rp 3.185,45
- Umur 6 tahun Rp 3.308,98
- Umur 7 tahun Rp 3.382,92
- Umur 8 tahun Rp 3.424,19
- Umur 9 tahun Rp 3.435,15
- Umur 10-20 tahun Rp 3.397,67
- Umur 21 tahun Rp 3.338,89
- Umur 22 tahun Rp 3.271,66
- Umur 23 tahun Rp 3.195,25
- Umur 24 tahun Rp 3.137,47
- Umur 25 tahun Rp 3.089,94
Catatan:
Indeks K : 93,30 persen ; BOTL : 0,47
Harga CPO saat ini mencapai Rp 14.073,87 per kilogram, sementara harga kernel berada pada Rp 11.367,90 per kilogram, dan harga cangkang tercatat sebesar Rp 34,75 per kilogram.

