Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Sepanjang Agustus 2025 ini, harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi para petani sawit mitra plasma di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan yang signifikan sehingga membuatnya berada di level Rp 3.690-an per kilogram (Kg) untuk usia tanam 9 tahun.
Harga TBS yang hampir memasuki level Rp 3.700 per Kg itu bakal berlangsung mulai periode 27 Agustus – 2 September 2O25. Dengan demikian, akhir Agustus dan awal September 2025 ditandai dengan naiknya harga pembelian TBS produksi para petani mitra plasma Riau.
Hal tersebut tentu saja berdasarkan hasil rapat yang digelar oleh Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra pada Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau.
Tren yang terus membaik itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Mediaperkebunan.id, bisa terwujud berkat adanya kenaikan yang sangat signifikan pada harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau palm kernel (PK).
Tercatat kalau harga penjualan CPO naik sebanyak Rp 25,38 dari sebelumnya sebesar Rp 14.565,31 menjadi Rp 14.590,69 per Kg untuk periode 27 Agustus – 2 September 2025.
Di saat yang sama, harga penjualan PK tercatat naik dalam jumlah yang besar, sama seperti pada periode-periode sebelumnya. Pada periode ini harga PK naik sebanyak Rp 141,20, dari Rp 13.497,15 pada periode sebelumnya menjadi Rp 13.638,35 per Kg.
Berikut ini penetapan harga TBS mitra plasma Riau nomor 30 Periode 27 Agustus – 2 September 2025 :
- Umur 3 tahun Rp 2.849,30
- Umur 4 tahun Rp 3.225,89
- Umur 6 tahun Rp 3.565,86
- Umur 7 tahun Rp 3.643,16
- Umur 8 tahun Rp 3.686,14
- Umur 9 tahun Rp 3.690,95 (sebelumnya Rp 3.679,02. Naik Rp 11,93)
- Umur 10-20 tahun Rp 3.671,68
- Umur 21 tahun Rp 3.614,68
- Umur 22 tahun Rp 3.560,22
- Umur 23 tahun Rp 3.501,86
- Umur 24 tahun Rp 3.437,98
- Umur 25 tahun Rp 3.366,05
CATATAN:
- CPO : Rp 14.590,69 (sebelumnya Rp 14.565,31. Naik Rp 25,38)
- PK : Rp 13.638,35 (sebelumnya Rp 13.497,15. Naik Rp 141,20)
- Cangkang : Rp 17,20 (tetap)
- Indeks K :93,02 persen (tetap)
- BOTL : 1,27 persen (tetap)

