Kubu Raya, mediaperkebunan.id – Dalam pembibitan kelapa sawit tantangan yang mendasar meliputi keterbatasan top soil, risiko kontaminasi penyakit, tuntutan efisiensi dan berkelanjutan, masalah gulma dan kendala logistik tanah. Menghadapi kondisi ini menurut Tony Liwang dari PT Bhuana Raya Inovasi Cemerlang (BRIC) pada 5th IPOSC dibuatlah Biodegradable Nursery Bag.
Keunggulan dibanding pembibitan konvensional adalah menggunakan media tanam coco peat bermutu tinggi yang diformulasi dengan pupuk NPK dan konsorsium mikroba fungsional dalam komposisi siap pakai. Formulasi ini memastikan pertumbuhan bibit yang sehat dan seragam sejak awal, sekaligus mengurangi variasi dosis lapangan serta menjamin konsistensi hasil.
Menurunkan biaya perawatan tahap prenursery hingga 30% sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan keuntungan perusahaan. Meningkatkan nilai jual bibit melalui standarisasi mutu, dilengkapi fitur anti pemalsuan yang membantu menjaga keaslian bibit dan keterlacakannya. Dengan menggunakan coco peat kering sebagai media tanam maka menghilangkan ketergantungan pada top soil yang semakin terbatas dan berisiko membawa pathogen berbahaya seperti Ganoderma sehingga bibit lebih aman sejak awal.
“Kalau petani menggunakan biodedradable nursery bag ini maka tugasnya hanya menyiram saja. Tidak perlu keterampilan teknis untuk menyiram dan setiap orang bisa melakukannya,” katanya.
Bibitnya jadi ringan dan praktis untuk distribusi melalui berbagai moda transportasi. Pada saat transplantasi bibit dapat ditanam utuh tanpa membuka kantong sehingga akar tidak terputus, stress biologis berkurang, tingkat keberhasilan tanam semakin meningkat. Wadah bio bag terurai sempurna dalam 8-10 bulan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan mendukung praktek agronomi yang bertanggung jawab.
Mikroba bermanfaat telah mengkolonisasi jaringan akar sejak awal, memberikan perlindungan dini sehingga akar lebih siap menghadapi pathogen tular tanah. Tricoderma yang lebih dahulu mengusai zona akar mampu menekan pertumbuhan Ganoderma, menghadirkan perlindungan biologis alami yang berkelanjutan dari bibit.

