https://api.whatsapp.com/send?phone=6281361509763
2 December, 2021
Bagikan Berita

Kuala Lumpur – Wilmar International Limited (Wilmar) menduduki peringkat nomor satu dalam penilaian tahun 2021 oleh Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit (SPOTT)[1], dengan skor total lebih dari 91 persen untuk kebijakan transparansi dan keterbukaan publik, serta upayanya terkait masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social and governance/ ESG). Wilmar telah menjadi bagian dari SPOTT sejak didirikan pada 2014. Wilmar menduduki peringkat kelima pada 2019, dengan total skor 81 persen, dan ketiga pada 2020 dengan total skor 88,9 persen.

Jeremy Goon, Chief Sustainability Officer Wilmar mengungkapkan, “Kami merasa terhormat telah diakui oleh SPOTT atas praktik keberlanjutan dan keterbukaan transparansi kami. Saat kami maju dalam perjalanan untuk memenuhi komitmen keberlanjutan, kami dengan cepat belajar bahwa melaporkan kemajuan sangat penting karena tidak hanya memandu menuju target, tetapi juga memungkinkan pemangku kepentingan kami lebih memahami upaya, tantangan, dan pencapaian kami”.

Lebih lanju, Jeremy bertekad untuk tidak berpuas diri karena akan terus mengejar lintasan ini dalam upaya keberlanjutan. “Kami menyadari bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dan sebagai pemimpin industri, kami harus terus mempertahankan standar dan kinerja yang tinggi”, tambah Jeremy.

SPOTT dikembangkan dan dikelola secara independen oleh Zoological Society of London (ZSL), sebuah badan amal konservasi internasional yang telah bekerja di bidang konservasi satwa liar dan lingkungan selama hampir 200 tahun. SPOTT setiap tahun menilai lebih dari 100 produsen global, pengolah dan pedagang berbagai komoditas, termasuk karet alam, minyak sawit, pulp dan kayu, menggunakan lebih dari 180 indikator ESG di 10 kategori yang terkait dengan komitmen, praktik, dan pengungkapan keberlanjutan. Penilaian SPOTT dirujuk oleh investor, pembeli komoditas, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengelola risiko LST dan mendorong transparansi di seluruh sektor swasta.

Baca Juga  Kopi Jombang Siap "Unjuk Gigi"

Disisi lain, Wilmar baru-baru ini masuk dalam Dow Jones Sustainability Indices (DJSI) World Index[2] dalam pengelompokan industri Makanan, Minuman dan Tembakau untuk kinerja ESG-nya, setelah sebelumnya masuk dalam DJSI Asia Pacific Index pada 2020[3]. Wilmar juga termasuk dalam FTSE4Good Developed Index dan FTSE4Good ASEAN 5 Index[4] pada Juni 2021. Seri Indeks FTSE4Good adalah salah satu kelompok indeks ESG global pertama di dunia.

(Visited 43 times, 1 visits today)