2022, 22 April
Share berita:

Jakarta, mediaperkebunan.id – PT Tania Selatan, Wilmar Group memasok tandan kosong untuk dimanfaatkan sebagai media tanam budidaya jamur merang oleh Kelompok Usaha Bersama Karya Mandiri di Desa Sinar Harapan Mulya, Kabupaten Ogan Kemiring Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kerjasama tersebut telah terjalin sejak 2015.

Ketua Kelompok Usaha Karya Mandiri Bersama Yasin Efendy mengatakan, pihaknya membutuhan 40 ton tandan kosong untuk media tanam jamur. Dengan harga tandan kosong Rp 400 ribu per truk yang berisi empat ton, pembudidaya jamur tersebut harus mengeluarkan biaya hingga Rp 4 juta per bulan untuk media tanam. “Dengan bantuan pasokan dari perusahaan, kami terbantu karena mengurangi biaya produksi,” tutur dia beberapa waktu lalu.

Saat ini, kelompok usaha beranggotakan delapan orang itu memasarkan produknya ke pasar tradisional setempat. Dari lima kumbung (rumah) jamur yang dikelola, mereka mampu panen setiap hari dan menghasilkan 30 kg sekali panen. Dengan harga jual jamur merang sebesar 20 ribu per kg, kelompok usaha tersebut mampu mengantongi Rp 18 juta per bulan. Hingga saat ini mereka belum berencana memproduksi olahan jamur karena seluruhnya diserap oleh pasar.

Menurut Yasin, usaha budidaya jamur tersebut mampu memberikan tambahan pemasukan bagi anggota kelompok, yang mata pencaharian utamanya adalah bertani karet. Jamur yang dapat dipanen setiap hari dapat menyumbang pemasukan sambil menunggu panen karet tiba. Meski hasilnya cukup lumayan, Yasin mengaku tidak banyak warga desa lainnya yang tertarik mencoba karena diperlukan ketelatenan. “Salah satunya, panen jamur dilakukan sebelum hingga setelah subuh karena akan langsung dibawa ke pasar,” ujar dia.

Community Development Supervisor PT Tania Selatan Sunardi Reza menjelaskan, bantuan pasokan tandan kosong itu merupakan salah satu implementasi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain di OKI, pihaknya telah membantu delapan kelompok usaha budidaya jamur merang lainnya di delapan desa di Kabupaten Musi Banyuasin. Selain memasok tandan kosong untuk media tanam, perusahaan juga memfasilitasi pembangunan kumbung senilai Rp 5,3 juta per unit.

PT Tania Selatan juga telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat lainnya, seperti usaha ikan keramba, budidaya kambing, budidaya ikan belut dan lainnya. “Kami berharap keberadaan perusahaan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar operasional kami,” ujar Sunardi.