4 May, 2020

Jakarta, Mediaperkebunan.id

Di Jambi saat ini ada 160 perusahaan perkebunan kelapa sawit , sedang yang tergabung dalam GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) ada 33 perusahaan. “Dalam masa pandemi Covid-19 ini kita dorong semua perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi baik anggota GAPKI atau bukan supaya tidak boleh berhenti beroperasi. Kita minta mengikuti protokol yang sudah dibuat GAPKI dan pemda sebagai panduan baik dari sisi operasional dan standarisasi kesehatan,” kata Ketua GAPKI Jambi, Tidar Bagaskara, Senin (4/5/2020).

Sampai saat ini 33 perusahaan anggota GAPKI masih beroperasi normal dan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja. GAPKI juga sudah menyampaikan pada pemerintah daerah bahwa CPO adalah salah satu bahan pokok sehingga distribusinya tidak boleh terganggu. Apalagi kelapa sawit di Jambi merupakan tulang punggung ekonomi rakyat.

Operasional kebun baik untuk perawatan tanaman, panen dan pabrik masih normal dan lancar. CPO dari Jambi masih mengalir ke luar baik untuk pasar domestik maupun ekspor jadi belum ada masalah berarti.

Jambi selama ini punya dua saluran pengeluaran CPO yaitu tangki timbun Talang Duku atau lewat jalur darat ke Dumai, Riau. Di Talang Duku sampai saat ini masih mampu menampung dan masih mengalir keluar karena perdagangan CPO masih lancar.

Dengan harga CPO yang naik turun maka perusahaan perkebunan melakukan efisiensi baik di kebun maupun pabrik untuk menekan biaya supaya semuanya bisa berjalan. Hal ini harus dilakukan untuk menekan lonjakan biaya produksi.

Operasional kebun baik perawatan maupun panen bisa melakukan social distancing karena sifat pekerjaan selama ini juga berjarak cukup jauh satu dengan yang lain. Sedang operasional pabrik sedang dilakukan pembahasan antar anggota GAPKI bagaimana membuat pabrik berjalan dengan posisi operator tidak saling berdekatan. Sampai saat ini juga tidak ada pabrik kelapa sawit yang tutup.

Sedang ke petani belum begitu berdampak, harga TBS di Jambi berada pada kisaran Rp1400-1600/kg. Dengan harga sebesar itu masih cukup menopang biaya operasional kebun masyarakat.

Sedang aspek sosial terkait pandemi ini, GAPKi sudah memberi bantuan sembako lewat gugus tugas covid-19 provinsi. Anggota GAPKI juga banyak yang memberi bantuan sembako pada masyarakat dan alat kesehatan pada rumah sakit dan puskesmas.GAPKI JAMBI selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 provinsi mengenai perkembangan terbaru dan langkah-langkah yang perlu diantisipasi ke depan.

(Visited 58 times, 1 visits today)