25 January, 2018

Jambi – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Ignasius Jonan didampingi Gubernur Provinsi Jambi, Zumi Zola meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Tungkal Ulu, Jambi.

Pengoperasian PLTBg ini merupakan bentuk nyata dukungan sektor swasta atas komitmen Pemerintah Indonesia dalam penciptaan energi baru terbarukan yang diharapkan dapat mencapai 23 persen di tahun 2025.

“Kementerian ESDM mendukung sepenuhnya komitmen Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terhadap perubahan iklim yang disampaikan pada Conference of the Parties (COP) pada bulan Desember 2015 lalu. Di lain pihak, kami mengundang partisipasi dari sektor swasta untuk mulai berinisiatif dan mengambil peran serupa seperti yang dilakukan oleh Asian Agri dalam penciptaan energi hijau ini,” ujar Jonan.

Sementara itu, Bukit Sanjaya, Head of Operation Asian Agri menambahkan, pihaknya sangat mengapreasiasi atas dukungan pemerintah terhadap inisiatif Asian Agri yang berinvestasi untuk mengolah limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent) secara ramah lingkungan.

Sebab dengan mengolah limbah menjadi energi hijau terbarukan, itu sama saja dengan mengurangi pencemaran lingkungan, bahkan dengan PLTBg ini bisa menciptakan efisiensi biaya produksi. Ini juga merupakan bukti dari Asian Agri dalam rangka mendukung industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan, sejak tahun 2015 yang telah mengoperasikan PLTB sebagai bagian dari zero waste management perusahaan.

“Ini juga menjadi komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan serta dukungan Asian Agri terhadap penciptaan energi baru terbarukan yang merupakan salah satu fokus Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM untuk ketahanan energi,” papar Bukit.

Lebih dari itu, menurut Bukit, pertumbuhan ekonomi dan industri di Provinsi Jambi juga memerlukan ketersediaan energi, dan dengan keberadaan PLTBg Asian Agri sejalan dengan program prioritas pembangunan Provinsi Jambi dalam pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat dan mendorong perekonomian daerah secara berkesinambungan.
Bahkan, PLTB di Tungkal Ulu Provinsi Jambi ini merupakan PLTBg ke-7 yang dioperasikan oleh Asian Agri, dari total target 20 unit pada tahun 2020.

“Masing-masing PLTBg Asian Agri berkapasitas 2,2 Megawatt, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi pengoperasian pabrik kelapa sawit sekitar 700 Kilowatt dan sisa listrik atau excess power sebesar 1,5 Megawatt dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pabrik Asian Agri,” tutur Bukit.

Disisi lain, Bukit mengakui inisiatif pengoperasian PLTBg oleh Asian Agri juga berhasil membawa Asian Agri untuk meraih penghargaan Anugerah Lestari Award 2017 dan peringkat tertinggi (Platinum) di ajang Indonesian CSR Award 2017.

“Kami akan melengkapi setiap pabrik kelapa sawit milik Asian Agri dengan PLTBg dan menjalin kerja sama dengan instansi terkait sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati pasokan listrik ramah lingkungan dengan harga terjangkau,” pungkas Bukit. YIN

(Visited 89 times, 1 visits today)