2nd T-POMI
2024, 22 Januari
Share berita:

Jakarta, mediaperkebunan.id – Debat Cawapres 2024 telah rampung, istilah greenflation ramai diperbincangkan. Dilaksanakan pada hari Minggu (22/01), istilah greenflation muncul dalam debat Cawapres 2024 kedua, pertama kali dilontarkan oleh calon nomor urut 02.

Istilah greenflation disinggung, debat Cawapres 2024 kedua usung tema Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam dan Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, dan Desa. greenflation lantas disebut lantaran masuk dalam sub tema debat Cawapres 2024 kedua, yaitu berkaitan dengan Lingkungan Hidup.

Dalam kesempatannya, calon nomor urut 02 bertanya pada calon wakil presiden nomor urut 03 tentang cara mengatasi greenflation. Merasa tak mendapat jawaban yang diinginkan dari calon nomor urut 03, gestur calon nomor 02 pun buat istilah greenflation jadi populer setelah debat Cawapres 2024 kedua diselenggarakan.

Kemudian, calon wakil 02 pun menjelaskan bahwa fenomena greenflation sejalan dengan demo Rompi Kuning yang terjadi di Perancis. “Bahaya sekali. Itu memakan korban, nah ini harus diantisipasi jangan sampai terjadi di Indonesia. Kita belajar dari negara maju. Negara maju saja ada tantangan-tantangannya. Intinya transisi menuju energi hijau harus super hati-hati,” katanya.

Apa Maksud dari Greenflation?

Usai debat Cawapres 2024 kedua tayang, istilah greenflation kerap jadi pertanyaan publik. Dilansir dari Collins Dictionary, greenflation atau inflasi hijau adalah perubahan siklus pada ekonomi hijau yang berdampak pada kenaikan tajam harga bahan yang bersumber dari alam.

Greenflation mengacu pada perubahan yang terjadi akibat dari adanya inflasi hijau. Perubahan tersebut mengacu pada kenaikan harga bahan mentah dan energi.

Peneliti studi philosophy, politik, dan ekonomi Universtias Warwick, Inggris, Athenais Gagey, greenflation terjadi akibat dari pemulihan pascapandemi yang diperburuk oleh terjadinya perang di Ukraina. Kenaikan harga yang terjadi akibat greenflation dapat bersifat jangka panjang karena meningkatnya pengeluaran untuk teknologi bebas karbon menyebabkan kenaikan harga bahan-bahan.

Baca Juga:  Waktunya Petani “Melebarkan Sayap”

Berikut adalah penjelasan tentang istilah greenflation yang ramai diperbincangkan usai debat Cawapres 2024 kedua diselenggarakan, semoga bermanfaat.