29 June, 2020

Covid-19 belum berakhir, kondisi sekarang masih sama dengan kondisi ketika PSBB kemarin meskipun sudah masuk new normal. Jangan berpikir kondisi sekarang lebih baik, karena itu operasional PKS (Pabrik Kelapa Sawit) harus tetap berjalan dengan prosedur ketat cegah Covid-19. Anton Asmoro, Director of Milling and & Copra Crushed Ops Lead Cargill menyatakan hal ini dalam webinar Palm Oil Mill yang diselenggarakan PIPOM (Praktisi Palm Oil Mill) organisasi yang digagas Bonar Saragih, PT Mitra Agro Servindo dan Media Perkebunan.

Pertama yang harus dilakukan memetakan risiko masuknya Covid-19 ke PKS baik oleh barge crew, pekerja, pemasok, pengunjung, pengemudi truk pengangkut TBS, kontraktor, tamu karyawan, aparat pemerintah dan yang lainnya.

Kunci strategi untuk menjaga supaya pabrik tetap produktif dan terjaga dari Covid-19 adalah membuat formalisasi dan SOP , proses, peralatan untuk menjaga supaya semua staf tidak terkena. Bangun kepercayaan diri semua pekerja lewat komunikasi dua arah yang efektif untuk merespon kepedulian karyawan lewat adaptasi yang fleksibel.

Buat prosedur supaya Covid-19 tidak masuk pabrik. Kemudian buat prosedur kalau sudah masuk bagaimana membatasinya supaya tidak menyebar. Prosedur resmi ini harus dipahami semua karyawan.

Harus ada tim manajemen krisis yang mampu bagaimana melihat bagaimana perkembangan risiko ini diluar dan mampu melakukan perubahan berdasarkannya di dalam perusahaan. “Jadi bisa saja hari ini prosedur A, dalam 2 minggu bisa berubah lagi dengan melihat risiko di luar,” katanya.

Harus buat rencana skrining terhadap orang yang akan masuk ke pabrik seperti aparat pemerintah, kontaktor. Harus dibuat dengan persyaratan yang ketat misalnya harus rapid test. Setelah masuk juga harus karantina dulu 14 hari baru boleh bekerja. “Memang masalah bagi kontraktor karena selama 14 hari tidak mendapat upah. Hal seperti ini harus dikomunikasikan,” katanya.

Di pabrik juga harus ada pemisahan tempat kerja antara pegawai yang tinggal dalam perumahan perusahaan dan tidak. Semua aktivitas harus diatur seperti sholat, istirahat, makan dengan mengutamakan pemisahan.

Harus ada rencana medis seandainya ada karyawan yang terkena. Harus ada tim kompeten yang bisa menangani mulai dari lokasi sampai ke tempat karantina.

Ada pembatasan pergerakan seperti melarang karyawan dan keluarganya ke luar lokasi. Supaya tidak pulang kampung maka hak cutinya diganti dengan uang. Lokasi pabrik, perumahan karyawan di lockdown sehingga kebutuhan karyawan dipenuhi dari lama. “Dalam kondisi ini justru bisnis online istri karyawan berkembang,” katanya.

Cargill membentuk tim yang menyediakan fasilitas cuci tangan, hand sanitizer dan lain-lain. Tombol-tombol on of dipabrik ditutup plastik sehingga mudah dibersihkan disinfektan. Pembersihan dengan disinfektan dilakukan 3 jam sekali. Cargill di Sumsel menyediakan tempat karantina dengan kapasitas 155 tempat tidur yang dilengkapi CCTV sehingga terpantau.

Dengan semua protokol yang ketat pabrik berjalan dan ditengah pandemi covid-19 ini justru produktivitas paling tinggi. Semua aturan baru yang diterapkan tidak mengurangi produktivitas. Sampai saat ini belum ada kasus covid-19 baik di pabrik dan Anton berharap tidak akan pernah ada kejadian.

Meskipun demikian sudah disiapkan prosedur kalau ada karyawan pabrik yang terkena, yaitu operasional pabrik ditutup, dibersihkan dengan disinfektan. Semua yang dikategorikan kontak langsung dilacak dan dirapid test. Cargill menyedian dua jenis rapid test yaitu antigen dan antibodi.

(Visited 210 times, 1 visits today)