2nd T-POMI
2024, 11 Maret
Share berita:

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Sesuai dengan tema “Menantang kreatifitasmu untuk sajikan Pesona alam Indonesia dalam secangkir Teh”, kampanye dan promosi teh yang diselenggarakan Dewan Teh Indonesia kali ini telah resmi ditutup dengan diumumkannya juara kompetisi es teh. Peserta lomba berhasil menunjukkan kreativitasnya dalam menyajikan es teh.

“Bersyukur tanpa diatur peserta kompetisi mixology, Baristea-nya muda semua karena mereka yang paham keinginan dan rasa yang cocok untuk kaum milineal dengan tanpa menghilangkan rasa original teh kita,” ujar Direktur Eksekutif Dewan Teh Indonesia (DTI) Harry Hendrarto, Senin (11/3/2024).

Menurut Harry, kompetisi es teh atau mixology dari sisi kreativitas cukup beragam, dengan campuran dari buah dan rempah Indonesia. Bahkan salah satu peserta yakni Fikri dari Teh Ndeso membuat teh kecombrang.

“Ini sangat kreatif. Walaupun rasa kecombrangnya masih dominan, sehingga menjadi tepat penilaian dewan juri untuk menjadikan juara harapan,” jelas Harry.

Lebih lanjut Harry mengatakan, yang menjadi tantangan untuk berkreativitas lomba kali ini semua peserta lomba diwajibkan menyajikan teh secara coldbrew menggunakan es. Padahal para peserta biasanya menyajikan teh secara hotbrew atau minuman panas.

Menurut Harry, kampanye dan ajang promosi teh ini menitik beratkan kepada pangsa pasar kaum milineal selain pangsa keluarga. Pasar kaum muda menjadi pilihan strategis untuk peningkatan konsumsi teh dalam negeri.

“Ini dapat kita lihat dengan munculnya varian baru teh celup dari brand besar seperti Sariwangi, contoh varian madu kurma dan black currant,” jelas Harry.

Harry mengatakan, ada isu menarik selama kampanye teh empat hari ini yaitu banyak pengunjung yang hadir menyatakan cocok dengan beberapa brand seperti Teh Cap Botol, Teh Rolas, Teh Gantung, namun tidak menemukannya di Bekasi.

Baca Juga:  GAPKI dan PWI Kerjasama Tingkatkan Kompetensi Jurnalis

Sedangkan teh yang sudah ada dan cocok bagi mereka susah mendapatkannya seperti Teh Walini dan Teh Sariwangi Madu Kurma. “Ini menjadi parameter ternyata masih ada peluang pasar yang cukup signifikan di pasar dalam negeri,” ungkap Harry.

Mengingat Weekend ParTeas dan kompetisi mixology es teh yang sukses ini ada komitmen dari Summarecon Mall Bekasi untuk mengadakan event ini secara berkala setahun sekali dalam rangka perayaan ulang tahun Mall Summarecon.

Weekend Parteas dan kompetisi mixology es teh diselenggarakan DTI bekerjasama dengan Asosiasi Es Teh Indonesia (ASET) Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita), Asosiasi Teh Indonesia, PT Tambi, Sariwangi, Gempita Rasa, Asosiasi Konsultan Teh Indonesia (AKTI).  Kompetisi Es Teh berlangsung    di Sumarecon Mall Bekasi, Jawa Barat pada 29 Februari hingga 3 Maret 2024 menampilkan para pengusaha es teh dari berbagai daerah.

Berikut peserta yang meraih juara kampenye es teh berbasis Jasmine tea; juara pertama mendapat trofi dan hadiah berupa uang dari Direktur Tanaman Tahunan dan Semusim, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, M Rizal yakni Yuli Christine dari Teh Gantung Pekalongan (Jawa Tengah).

Sedangkan juara kedua meraih trofi dari DTI yakni Rifky dari Teh JUWARA, Bandung (Jawa Barat), dan juara ketiga Hillda Ayu dari Teh Tambi mendapatkan trofi dari Asosiasi Es Teh Indonesia, serta Adita both lestari dari Solo (Juara harapan) mendapat trofi dari Gerakan Pemuda Tani Indonesia (GEMPITA)

Untuk mixology berbasis green tea juara pertama berhasil diraih Putri Wulandari dari Teh Volka Wonosobo (Jawa Tengah), juara kedua diraih Adita dari both Lestari Solo (Jawa Tengah), Yuli Christine dari Pekalongan dan Fikri Teh Ndeso, Klaten (Jawa Tengah) mendapat juara harapan.

Baca Juga:  Harga Indikasi Karet di Kalimantan Timur Naik 1,64 Persen

Brand yang terlibat mendukung Mixology dan Kompetisi Es Teh antara lain Sariwangi, Walini,    Sosro, Teh Poci, Teh cap Botol, Teh Rolas, Teh Ndeso, Teh Juwara, Teh Cha Guan, Teh Tambi, Teh Gantung. (YR)